Foto: Lucky Senduk
PDIP Target Sapu Bersih Pilkada Serentak di Sulut
AMBISI besar diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara (Sulut). Bermodal jumlah kursi legislatif yang signifikan, Banteng Moncong Putih, target sapu rata di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.
Kursi 01 jadi incaran di 6 daerah dari 7 kabupaten kota yang akan menghelat Pilkada. Mengingat di keenam daerah PDIP bisa mengusung pasangan calon sendiri, tanpa harus koalisi. Minus Bolaang Mongondow Timur (Boltim). "Berdasarkan dengan hasil pileg, Pilkada serentak 2020 kita (PDIP, red) targetkan sapu rata,” tegas Ketua Bappilu DPD PDIP Sulut, Lucky Senduk, saat dihubungi di sela rekapitulasi perhitungan suara pemilu 2019 tingkat provinsi, di Hotel Peninsula Manado, Kamis (9/5) kemarin.
Daerah pertama yang akan menjadi target PDIP adalah Kota Bitung. Itu menyusul kesuksesan partai besutan Olly Dondokambey merajai perolehan kursi legislatif di markas Partai Nasdem tersebut. "Pertama Bitung. Kita menang pileg (pemilihan legislatif) dan menduduki ketua DPRD. Itu diwajibkan menang di Pilwako," lugasnya.
Begitu pula di Minut. Ia memastikan PDIP akan mengusung calon bupati untuk Pilkada. “Disana (Minut, red) harus menang,” sembur Senduk. Sama halnya dengan Pilwako Manado. "Manado juga tanpa koalisi. Kalau ada yang ingin bergabung silahkan. Tapi kita mengusung sendiri bisa," sambungnya lagi.
Minahasa Selatan juga dibidik. Capaian hasil pileg yang signifikan jadi acuan. PDIP yang sebelumnya hanya mendapat 6 kursi, kini berhasil meraih 10 kursi. “Kursi kita sama dengan Golkar. Tapi kita (PDIP, red) yang meningkat drastis. Itu menunjukkan kader PDIP makin banyak dicintai dan dipercaya masyarakat. Jadi kita akan mengusung paslon sendiri,” beber Senduk.
Sedangkan di Bolsel PDIP tetap optimis akan menang. “Karena sebelumnya (Pilkada, red) kita juga menang disana. Perolehan kursi legislatif disana juga fantastis, karena sukses meraih 11 dari 20 kursi DPRD Bolsel,” imbuhnya.
Tomohon juga ikut dibidik PDIP, karena meraih 4 kursi legislatif yang bisa mengusung pasangan calon sendiri. Hanya saja, Kota Bunga dinilai perlu mendapat perhatian lebih. “Sebab kita (PDIP,red) masih agak lemah di Tomohon. Tapi kita dapat mengusung paslon sendiri,” ungkap Senduk.
Khusus Boltim, PDIP masih akan melihat dinamika politik. "Kalau Boltim masih akan kita lihat perkembangannya. Apa akan maju sendiri atau koalisi. Karena kita hanya meraih 3 kursi," tuturnya.
"Jadi intinya, PDIP memang menguasai 11 kabupaten kota. Namun kan 7 daerah yang akan pilkada, kita bidiknya 6, cuma Boltim kita tak mengusung sendiri. Hanya saja Tomohon kita masih agak lemah," timpalnya.
Disinggung soal Pilgub Sulut, Senduk optimis PDIP akan menang. " kita yakin akan menang di Pilgub," tegas Senduk. “Dan sampai hari ini (Kemarin, red) PDIP masih OD-SK,” sergahnya.
Pun begitu, proses pengusungan paslon tetap akan mengacu dari aturan dan mekanisme partai. "Khusus untuk pilkada kabupaten kota, ada tahapannya. Pertama mendaftar di DPC (Dewan Pimpinan Cabang), kemudian wawancara di DPD, kemudian melakukan fit and proper test di Jakarta. Nanti DPP yang memutuskan. PDIP punya mekanisme tersendiri. Dan itu wajib diikuti," kuncinya.(arfin tompodung)












































Komentar