Hadirkan Lawatan Sejarah Daerah


Manado, MS
Menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda dan mendorong terbentuknya forum silaturahmi antara guru sejarah dan siswa. Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Utara (Sulut) menghadirkan Lawatan Sejarah Daerah yang bertemakan "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Memelihara Sejarah di Kalasey, Minahasa, Minggu (28/4).

Kepala Balai Apollos Marisan S.Sos menerangkan Lawatan Sejarah Daerah adalah kegiatan rutin BPNB Sulut. Lawatan Sejarah dilaksanakan setiap tahunnya di wilayah kerja yaitu Sulut, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gorontalo serta Lawatan Sejarah mulai dilaksanakan pada tahun 2002 dan sampai sekarang masih tetap dilaksanakan.

"Lawatan Sejarah adalah suatu kegiatan perjalanan dengan mengunjungi situs-situs bersejarah yang merupakan simpul-simpul orientasi nilai-nilai perjuangan dan persatuan untuk memperkokoh integrasi bangsa,"terang Marisan.

Lanjutnya, untuk Lawatan Sejarah Tingkat Daerah di Provinsi Sulut, Kepala Balai menjelaskan, merupakan suatu usaha untuk mengkaji situs situs peninggalan sejarah yang ada di Nyiur Melambai, khususnya di Kabupaten Minahasa.

"Dengan adanya kunjungan ke situs sejarah menjadikan proses pembelajaran sejarah menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan atau informasi dan kaya akan pemahaman kesejarahan. Ketika proses belajar dalam kelas telah mengalami kebosanan, belajar di Iuar sekolah bisa digunakan untuk menyegarkan kembali semangat belajar,"beber Kepala Balai ini.

Diketahui, kegiatan yang berlangsung 28 april sampai 1 mei 2019, diikuti peserta yang adalah siswa-siswi dan guru pendamping berlatar sejarah berasal dari berbagai jenjang pendidikan menengah dari 3 provinsi yang ada di wilayah kerja BPNB Sulut. Utusan dari Sulut 32 siswa dan 8 guru, Gorontalo 9 siswa dan 1 guru, Sulteng 9 siswa dan 2 guru dengan jumlah seluruhny 60 orang.

Selama mengikuti kegiatan ini, peserta akan mengunjungi spot-spot seperti, Gereja tertua di Minahasa Desa Watumea, Benteng Moraya Desa Roong, Loji Tondano Desa Rinegetan, Goa Jepang Tonsea Lama, Makam Tuanku Imam Bonjol Desa Lotta, Waruga Wanua Ure Desa Lotta dan terakhir di Watu Siouw Kurur Desa Warembungan (sonny dinar)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting