Foto: Julius Jems Tuuk
Krisis Guru Dera Wilayah Sangtombolang
Manado, MS
Persoalan krisis tenaga pengajar di Bumi Nyiur Melambai kembali menyembul ke permukaan. Kali ini, terendus di Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Jumlah tenaga guru di sana hanya terdapat 25 orang.
Fakta itu terbongkar saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Julius Jems Tuuk melakukan reses di wilayah tersebut. "Ada masyarakat Desa Ayong yang mengeluh soal itu. Setelah dicek, memang demikian kondisinya. Hanya ada 25 guru, yakni 3 ASN (Aparatur Sipil Negara), 15 tenaga honor dan tujuh THL (tenaga harian lepas)," ungkap Tuuk, saat dihubungi, baru-baru ini.
Mereka berharap adanya penambahan ASN, THL, guru honor bahkan tata usaha di Sekolah Menengah Kejuaruan Negeri (SMKN). Pemerintah diharapkan bisa mengadakan pengajar serta memperhatikan ruang kelas yang terbilang minim. Selain itu meminta, supaya nasib guru honor di SMKN dapat diperhatikan. "Apalagi mereka sudah mengabdi sekian tahun lamanya," ujarnya.
Menanggapi permintaan masyarakat itu, Tuuk mengatakan, bahwa untuk tujuh honorer dibuatkan surat supaya diserahkan ke dinas terkait. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi dan Badan Kepegawaian Daerah.
"Sedangkan untuk aspirasi lain dibuatkan proposal dan akan saya lanjutkan ke pemerintah provinsi," ucap Tuuk. (arfin tompodung)














































Komentar