Bahas Pengendalian Inflasi, Walikota Tomohon Ikuti Rakornas


Tomohon,MS

Walikota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk SH, bersama Staff Khusus Walikota dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2024 yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting. Rakornas ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi di Indonesia.Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam laporannya menyampaikan perkembangan dan prospek inflasi di Indonesia sebagai berikut:
1.Tren Inflasi Indonesia dalam 10 Tahun Terakhir;
   - Inflasi Indonesia dalam satu dekade terakhir menurun dan terkendali rendah, bahkan termasuk yang terendah di dunia. Diperkirakan inflasi tahun 2024 dan tahun 2025 akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2.5 ± 1%.
2. Kebijakan Bank Indonesia:
   - Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan bersinergi erat antara pusat dan daerah. Langkah-langkah ini mencakup program ketahanan komoditas pangan, kerjasama antar daerah, fasilitas distribusi pangan, serta digitalisasi.
3. Pentingnya Sinergi dan Kesinambungan:
   - Memperkuat sinergi dan kesinambungan sangat penting untuk pengendalian inflasi ke depan, khususnya untuk memitigasi risiko kenaikan harga pangan dan energi akibat konflik geopolitik global serta permasalahan struktural seperti produktivitas, efisiensi distribusi, dan integrasi harga pangan.
Sementara dalam penjelasan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), Airlangga Hartarto, menyampaikan beberapa poin penting:
1. Stabilisasi Harga Pangan:
   - Untuk mengatasi kenaikan harga dalam jangka pendek, dilakukan melalui SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan), bantuan pangan, dan gerakan pangan murah yang berhasil menekan kenaikan harga pangan.
2.Upaya Peningkatan Produksi:
   - Upaya dilakukan dengan cara penambahan alokasi pupuk subsidi dan akses pembiayaan untuk sektor pertanian. Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor pertanian mencapai 30 persen, terbesar kedua setelah sektor perdagangan.
3. Kelancaran Distribusi Pangan:
   - Pemerintah memastikan kelancaran distribusi, terutama untuk 10 komoditas pangan strategis oleh Badan Pangan Nasional, dan mengoptimalisasi tol laut untuk daerah yang tertinggal, terpencil, dan terluar.
4. Penyediaan Data Pangan:
   - Badan Pangan Nasional akan mempersiapkan penyediaan data pangan yang akuntabel. Dengan adanya neraca pangan, stabilisasi harga di daerah bisa lebih termonitor.
Hal senada yang disampaikan lewat Arahan Presiden Ir. Joko Widodo mengenai Inflasi: Kerjasama Antarlembaga: Presiden mengarahkan agar Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan TNI untuk secepatnya memasang dan membangun pompa-pompa air di daerah-daerah produksi pangan. Kolaborasi untuk Menjaga Level Inflasi: Kementerian/lembaga beserta kepala daerah harus terus berkolaborasi untuk menjaga level inflasi sesuai sasaran pemerintah, agar produktivitas, terutama di sektor pertanian dan perkebunan, terus terjaga dan semakin berkembang.
Rakornas ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui berbagai program strategis. Walikota Tomohon beserta jajaran pemerintah kota siap mendukung dan melaksanakan arahan serta kebijakan yang telah disampaikan demi kesejahteraan masyarakat. "Kami mendukung akan semua arahan ini, " singkatnya.(RommyKaunang) 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting