Info Sehat Soal Chikungunya, Berikut Penjelasan Dr John Lumopa


Tomohon, MS

Chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Kedua nyamuk tersebut adalah jenis nyamuk yang juga menularkan penyakit DEMAM BERDARAH DENGUE dan VIRUS ZIKA. Umumnya, nyamuk ini menggigit di siang dan malam hari. Demikian dilatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon, Dr John Denny Lumopa MKes kepada mediasulut. co Jumat (22/3) ketika menyikapi tentang pengenalan penyakit chikungunya.
"Nyamuk Aedes mendapatkan virus chikungunya saat menggigit seseorang yang telah terinfeksi sebelumnya. Penularan terjadi bila orang lain digigit oleh nyamuk pembawa virus chikungunya. Meski demikian, virus chikungunya hanya menular melalui nyamuk dan tidak menyebar secara langsung antar manusia, " ujar Kadis Kesehatan itu.
Dikatakannya lagi untuk Gejala Chikungunya pada beberapa kasus, chikungunya tidak menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi, kebanyakan penderita mengalami gejala yang timbul dalam 3-7 hari setelah tergigit oleh nyamuk pembawa virus. Gejala yang timbul tersebut umumnya dapat berupa :
1.      Demam hingga 39°C.
2.      Ruam kemerahan
3.      Nyeri otot dan sendi.
4.      Nyeri tulang
5.      Sendi bengkak
6.      Sakit kepala
7.      Lemas
8.      Mual

Chikungunya tidak memerlukan pengobatan khusus, karena akan sembuh dengan sendirinya. Dalam banyak kasus, gejala penyakit ini akan mereda dalam 1-2 minggu. Meski demikian, nyeri sendi dapat berlangsung hingga hitungan bulan atau bahkan tahun.
Pengobatan chikungunya hanya untuk meredakan gejala penyakit ini. Dokter akan meresepkan obat anti radang atau obat flu tulang, guna meredakan nyeri sendi dan demam. Di samping itu, pasien juga akan disarankan banyak minum dan istirahat yang cukup.
"Pencegahan Chikungunya Ini yang paling penting!!! Mencegah lebih baik drpd mengobati kaaan?, " tuturnya seraya mengatakan untuk pencegahan chikungunya dilakukan dengan menurunkan risiko terkena gigitan nyamuk, salah satunya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui tindakan 3M Plus, yaitu :
1.      Menguras tempat penampungan air.
2.      Menutup rapat tempat penyimpanan air.
3.      Mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air.
Sedangkan tindakan Plus (tambahan) yang dapat dilakukan untuk membantu 3M, yaitu :
1.      Menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air.
2.      Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
3.      Menggunakan obat anti-nyamuk.
4.      Memasang kawat anti-nyamuk di jendela dan ventilasi rumah.
5.      Menanam tumbuhan pengusir nyamuk.
6.      Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian di ruang terbuka.
7.      Memperbaiki saluran air yang tidak lancar.
8.      Bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar. (RommyKaunang) 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting