Foto: Direktur PD Pasar Tomohon Yanes Posumah STh
Capai 10 Ton Sampah Organik, PD Pasar Kelolah Jadi Pupuk
Tomohon, MS
Aktifitas jual beli barang di Pasar Beriman Tomohon di awal Tahun 2024 ini relatif tinggi. Buktinya, sampah organik yang dihasilkan dalam sehari bisa mencapai 10 Ton sampah dan didominasi oleh sampah organik. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah pedagang di Pasar Beriman Tomohon yang mencapai 1100-1200 pedagang.
Direktur PD Pasar Tomohon Yanes Posumah STh kepada mediasulut Rabu (28/2) kemarin mengatakan jika hal ini menjadi perhatian penting dari PD Pasar dalam rangka menjaga kebersihan Pasar agar ada kenyamanan para pembeli. Akan hal ini, pastinya dari PD Pasar Tomohon akan serius menangani sampah organik ini.
"Yah memang untuk sampah organik di Pasar Tomohon bisa tembus 10 ton per hari. Umumnya untuk sampah organik ini adalah beragam jenis sayur, buah-buahan dan bumbu lainnya. Dan yang paling penting tahun 2024 ini, kita mengakali sampah organik ini dengan pengelolaan secara mandiri. Artinya kita menyiapkan satu tempat khusus untuk ditampung dan diolah menjadi pupuk," ujar Posumah.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa untuk lokasi lapak yang telah dipersiapkan untuk pengelolaan sampah organik ini, telah dipastikan bisa berjalan optimal di Tahun ini.
"Yah Pasar Beriman terus melakukan pengembangan khususnya pengelolaan sampah ini. Jadi ada petugas khusus yang ditugaskan untuk memilah mana sampah organik dan mana sampah yang bukan organik seperti plastik, kertas dan kaleng yang langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah," tuturnya.
Sementara itu, Hence Pasiowan, salah satu pedagang sayur asal Rurukan yang rutin menjual sayur dan bumbu dapur itu mengaku, jika lokasi jualannya selalu bersih karena sampah organik langsung diangkut.
"Yah kita disini juga diarahkan oleh petugas Pasar agar memilah mana yang organik dan mana yang bukan. Artinya juga kita menjaga kebersihan yang ada dan memang untuk jumlah pedagang yang berjualan sayur, sejak akhir Tahun kemarin, sampai saat ini mengalami peningkatan, karena bisa jadi dalam keadaan musim panen," ujar pria paruh baya itu.(rommykaunang)












































Komentar