Foto: MILITANSI. Ketua DPC PDI Perjuangan Caroll Senduk bersama Caleg PDI Perjuangan Dapil I Tomohon Utara berpose bersama para militan dan Pendukung.
Militansi Banteng Utara Masih Membara
Tomohon, MS
Ribuan masa Militansi Partai Berlambang Banteng Moncong Putih di Tomohon Utara ternyata masih membara. Buktinya dalam kampanye akbar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dapil IV Tomohon Utara di Stadion Wailan, Jumat (26/1) siang tadi, massa memadati lapangan, tempat dimana oleh KPUD Tomohon menunjuk sebagai lokasi kampanye perdana para Caleg.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon Caroll Senduk SH didampingi Sekretaris DPC Noldie Lengkong dan sejumlah pimpinan Cabang serta ranting membakar semangat juang para kader dan militansi PDIPerjuangan di Tomohon Utara. Tak Hanya itu saja, suasana makin bersemangat ketika ketujuh calon Legislatif Dapil IV dari PDI Perjuangan turut hadir. Mulai dari Drs Johny Runtuwene, Karlheinz Putra Minahasa Senduk, Adolfien Supit, Vonny Mongdong, Marco Nangka, Feky Rumondor dan Feky Oroh.
"Mari kita menangkan Calon Presiden dan wakil Presiden kita, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD(GaMa)," ujar Caroll dihadapan massa militan PDI Perjuangan kala itu yang langsung disambut yel yel dukungan untuk GaMA.
Sementara itu, Calon nomor Urut 1, Drs Johny Runtuwene yang memiliki suara militan dan kans kembali duduk di parlemen itu mengatakan bahwa dirinya optimis, PDI Perjuangan Tomohon Utara bisa meraih suara siknifikan.
"Kita optimis dengan masa yang ada, sebab ini luar biasa. Doakan agar segala cita cita baik partai maupun keinginan pribadi dapat kembali memperjuangkan apa yang diinginkan masyarakata Kota Tomohon terlebih khusus Tomohon Utara," ujar JonRu sapaan akrabnya,
Sementara itu hadir juga dalam acara kampanye terbuka tersebut, calon DPR Provinsi Dra Vonny Paat, Cintya Wongkar dan juga menjalankan fungsi pengawasan dari Bawaslu serta TNI-Polri. Pelaksanaan kampanye tersebut, massa membubarkan diri secara teratur sambil memadati ruas jalan di Tomohon Utara yang mengakibatkan kemacetan. (rommykaunang)












































Komentar