Ratusan TRC-PB Ikut Bimtek Pembangunan Kapasitas


Tomohon, MS
Sebanyak tujuh ratusan peserta Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana berbasis masyarakat di Kota Tomohon mengikuti penututupan Sosialisasi dan Bimtek Pengembangan Kapasitas TRC-PB yang dilaksanakan di Aula Grand Megfra Hall Tomohon, Selasa (6/12/2023).
Acara tersebut  ditutup Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH.
"Kegiatan seperti ini tentu akan memberi bekal bagi para peserta, sehingga diharapkan peran ditengah tengah masyarakat itu ada. Bagaimana melakukan pencegahan dalam masyarakat terutama bencana sosial. Demikian juga dalam menghadapi bencana alam kita harus cepat mengantisipasi hal-hal yang kita tidak inginkan, " ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lanjut Walikota Tomohon itu, diharapkan akan berdampak baik kepada seluruh peserta didalamnya masyarakat.
"Berharap kita semua terhindar dari bencana bencana yang tidak kita inginkan. Sangat penting juga peran dari para peserta saat ini yang mewakili lingkungan di kelurahan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tomohon dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, " ujarnya sembari mengapresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang telah menggagas kegiatan ini.
"Diharapkan peran dalam lingkungan masing masing dapat terus dijalankan dan tentu hal ini menjadi kebanggaan bagi kita bahwa di Kota Tomohon ada TRC (Tim Reaksi Cepat) Penanganan Bencana yang bergerak cepat di lingkungan Kelurahan ketika ada bencana," Tambahnya?
Ketika disinggung soal pelaksanaan Pemilihan Umum, dirinyapun berharap kiranya perlu ada perhatian untuk meng sukseskan acara tersebut.
"Diiharapkan kerjasama yang baik kita semua dalam menyukseskan kegiatan ini. Mari kita jaga keamanan, ketertiban serta kedamaian dilingkungan kita masing masing, " terangnya.
Dalam acara tersebut, Ketua TP PKK Kota Tomohon drg Jeand'arc Senduk Karundeng ikut menjelaskan kaitan dengan Katana (Keluarga tangguh bencana).
"Tujuannya, pertama keluarga harus memiliki pengetahuan tentang ancaman serta cara untuk menghindari dan mencegahnya, kedua harus diberikan kesadaran bahwa kita tinggal didaerah rawan bencana, ketiga memiliki budaya prilaku yang selaras dengan pengurangan resiko bencana, keempat tangguh bencana kita harus siap siaga dalam menghadapi bencana, " ujarnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Tomohon Hengkie Y Supit SIP memgatakan tujuan kegiatan ini untuk mempersiapkan dan mengembangkan kapasitas satuan relawan Tim Reaksi Cepat Kota Tomohon yang berbasis masyarakat.
Hadir, mewakili BPBD Provinsi Sulawesi Utara  Danny Repi SIK, bersama peserta yakni para perutusan tiap lingkungan kelurahan di Kota Tomohon. (rommykaunang) 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting