Kenali Hukum Sejak Dini
Kejari Tomohon Gandeng Dikda Gelar Jaksa Masuk Sekolah
Tomohon, MS
Sebanyak 65 peserta Jaksa Cilik, dan finalis 3 peserta Lomba Pidato Bahasa Indonesia dan Pidato Bahasa Inggris utusan SMP juga Lomba Yel Yel, tampil memukau dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Kegiatan yang bertemakan "kenali hukum, jauhi hukuman" dilaksanakan di Sport Hall SMP Lokon St.Nikolaus Tomohon, Selasa (14/11/2023).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH melalui melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs O D S Mandagi.
"JMS (Jaksa Masuk Sekolah) adalah upaya bersama Pemerintah Kota Tomohon dan Kejaksaan Negeri Tomohon untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum dikalangan peserta didik di sekolah,' ujar Mandagi.
Lebih lanjut dikatakannya, karena itu sinergitas ini perlu terus dijaga guna mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, berkarakter dan berbudaya.
"Sebagai Pemerintah Kota Tomohon memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Tomohon bersama seluruh pihak penyelenggara dalam kebersamaan kita pada kegiatan ini," tegasnya.
Sementara itu,Kajari Tomohon Alfonsius Loe Mau SH MH mengatakan, kegiatan ini bertujuan diantaranya bagaimnana memperkenalkan hukum kepada anak-anak, dan siapa tau juga anak-anak dapat tertarik nantinya menjadi jaksa. "Anak-anak diajak untuk tetap rajin belajar jaga kesehatan, railah cita-cita yang ada. Dalam kegiatan ini ada berbagai lomba, adanya kegiatan ini kiranya menjadi ajang penyaluran bakat, sehingga anak anak juga dapat menjadi disiplin, bertangung jawab. Apresiasi juga kepada Pemkot Tomohon lewat dinas terkait yang bersinergi dalam kegiatan ini," jelasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Dikbud Daerah Kota Tomohon Dr Julian Dolvien Karwur mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini adalah sudah merupakan puncak. Dan sebelumnya seleksi tingkat Kecamatan untuk lomba pidato Bahasa Indonesia SD, pidato Bahasa Inggris SMP, dan lomba yel-yel JMS SMP, dan dipilih terbaik 3 tiap kategori dan tampil dalam Grand Final.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membangun Karakter dalam hal literasi demokrasi tapi juga dengan mereka melaksanakan lomba seperti ini merupakan project yang kita mengenal dalam kurikulum merdeka yang mengarah pada profil pelajar Pancasila karena itu ini adalah implementasi daripada kurikulum merdeka tidak hanya belajar di luar kelas bagaimana dengan kegiatan ini mereka memiliki ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa inilah yang menjadi esensi dari Pancasila," jelas Karwur seraya mengatakan jika kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. (RommyKaunang)












































Komentar