Foto: Salah satu ruas jalan di Pasar Beriman yang belum diaspal yang dikritisi warga
Warga Minta Infrastruktur Jalan di Pasar Beriman Diperbaiki
Tomohon, MS
Meskipun Penataan ruang Pasar tradisional Beriman Tomohon sudah baik, namun untuk infrastruktur jalan belum semua memadai. Terpantau jalan yang ada di depan bangunan khusus menjual ikan laut belum diaspal. Pelak saja, mendapat kritikan dari warga.
" Kalau tidak salah kondisi jalan di depan gedung khusus untuk pedagang ikan dari jaman Eman (Walikota Jimmy Eman,red) yang belum diperbaiki. Walaupun saat ini lubang jalan hanya ditutup pakai pasir dan batu, namun tetap tidak nyaman. Berharap pihak menajemen Pasar Beriman Tomohon dapat mengusulkan ke dinas Pekerjaan Umum untuk dapat mengaspal," ujar Nety Ponow (51) penjual ikan khusus air tawar itu kepada mediasulut.co Minggu (29/10) sore tadi.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau itu sudah diaspal maka pasti akan juga diperbaiki saluran air di jalan tersebut. "Kalau hujan pasti air menggenang di lokasi ini. Sebab tidak ada selokan, ada tapi sudah tertutup material batu dan pasir," pintanya.
Hal senada disampaikan Maxi Anes (53) pedagang ikan Cakalang fufu mengatakan jika jalan tersebut diaspal maka dipastikan ada kenyamanan dari pembeli. Kalau diguyur hujan dipastikan jalan tersebut becek. "Iyah memang kalau sekarang kondisi panas, jalan aman tapi kalau hujan pasti ada titik genangan air di jalan ini. Sebab tak ada saluran air di kedua sisi jalan," ujarnya.
Sementara itu disisi lain, Drs Johny Runtuwene anggota DPRD Kota Tomohon sebelumnya dalam satu kesempatan mengatakan jika sebaiknya dalam mengoptimalkan pelayanan publik maka semua infrastruktur yang ada harus dirawat, diperbaiki dan dibangun.
"Pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini para kepala SKPD agar dapat mengsukseskan semua program Walikota dan Wakil Walikota Caroll Senduk Wenny Lumentut. Jika ada infrastruktur yang harus diperbaiki, harus disampaikan dan ditata dalam APBD, agar pelayanan makin mantap," ujar Runtuwene yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon itu.
Ia pun berharap agar para SKPD tidak kaku dalam menjalankan amanah rakyat.
"Kalau sudah tertata di APBD silahkan dikerjakan sesuai dengan aturan main. Jangan langgar karena kalau dilanggar akan berhadapan dengan hukum," tuturnya. (Rommy Kaunang)












































Komentar