Harga Rica "Menggila" di Tomohon, Naik Hingga 150 Persen

Pusumah: Pasti Ada Solusinya


Tomohon, MS

Meskipun cuaca panas, namun harga Rica /Cabe di pasar tradisional Beriman Tomohon "menggila". Apa pasal? Dalam kurun waktu sepekan, harga Rica naik dari 30 ribu per Kilogram naik menjadi 75 ribu per kilogramnya atau kenaikan 150 persen.
Para pedagang rica mengakui menaikan harga Rica karena kebutuhan yang banyak namun ketersediaan terbatas karena pasokan rica tersebut mengalami keterlambatan.
"Yah harga Rica naik. Sebelumnya 30 ribu sekarang dijual 75 ribu per kilogramnya. Alasannya, pasokan rica dari luar Kota Tomohon mengalami penundaan karena ada beberapa daerah yang mengalami lonjakan permintaan," ujar Abidin (50) penjual rica asal Gorontalo itu kepada Mediasulut.co Senin (16/10) di Pasar Beriman Tomohon.
Menurutnya kondisi seperti ini biasa terjadi karena masalah cuaca dan kebutuhan.
"Yah memang walaupun disini (Tomohon,red) panas, namun kenaikan harga Rica ini sudah biasa terjadi. Dan biasanya dalam sehari habis 1-²2 karung rica, tapi skrang dalam hitungan jam langsung habis, baik dalam keadaan rica telah dibersihkan ataupun belum," tutur Abi yang sudah menjalani profesi pedagang rica selama 10 tahun itu.
Hal senada juga disampaikan Ambo (46. Pedagang yang cukup lama berjualan rica di pasar Tradisional Beriman Tomohon ini mengaku kalau kenaikan harga Rica ini lantaran mengalami penurunan pasokan.
"Kita disini biasanya ada langganan untuk pasokan rica dari Kotamobagu atau Gorontalo, tapi sudah mulai menurun kapasitasnya. Biasanya ambil 3 karung tapi skrang sudah sulit. Kemudian kita belum bisa berharap banyak dari produk rica lokal (dalam kota Tomohon,red) karena masih sedikit petani yang memproduksinya," jelasnya lagi.
Sementara itu Kepala PD Pasar Beriman Tomohon Yanes Posumah STh mengatakan jika kondisi ini dalam setahun bisa satu sampai dua kali kenaikan. Dan pasti ada solusinya. "Pasti ada solusinya, karena kenaikan harga cabe ini adalah hal yang lumrah terjadi di pasaran. Salah satu penyebabnya adalah pasokan yang kurang. Selain itu kondisi mahalnya harga Rica ini pasti tidak akan berlangsung lama," kuncinya.
Sementara itu berdasarkan pantauan media ini, para pembeli rica mereka mengakui kalau niat untuk membeli rica dalam jumlah yang banyak mulai diurungkan. "Kalau harga sudah seperti itu. Berarti kita mengurangkan saja volume masak memakai rica. Beli dengan harga sedikit saja yang penting sudah terasa pedisnya," terang Femmi Langare (36) warga Langsot itu. (Rommy Kaunang)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting