World Hearth Day tahun 2022, YJI dan PERKI Sosialisasi Pentingnya Kesehatan Jantung




Manado, MS
Bertepatan dengan hari jantung se-dunia atau World Hearth Day tahun 2022, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Sulawesi Utara (Sulut) dan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia disingkat (PERKI) Cabang Manado, ikut memperingati dengan berbagai giat, bertempat di Megamal Manado, Kamis (29/9).

Ketua YJI Sulut dr Devi Kartika Kandouw-Tanos mendukung penuh kegiatan ini agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan jantung, yang dikenal sebagai pembunuh nomor satu di dunia dan pembunuh nomor tiga di bumi Nyiur Melambai ini.

"Ternyata torang musti buat kegiatan yang leboh banyak lagi di tempat keramaian. Salah satunya di mall," ujar dr Devi di sela-sela World Hearth Day di Megamall.

Dikatakannya, sosialisasi akan gencar dilakukan. Bahkan, kegiatan serupa direncanakan diadakan di kabupaten/kota di Sulut. 

"Saya rasa sampai saat ini kita terus meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. Karena kalau dilihat seperti ini, kadang kala irang hanya sepintas saja. (Tapi) ada yang betul-betul mendengarkan," tuturnya. 

Istri tercinta dari Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw ini pun memberikan sanjungan kepada pengunjung mall yang ikut berpartisipasi pada kegiatan yang terjalin atas kerja sama antara PERKI dan YJI Cabang Manado. 

"Tadi ada yang langsung melakukan pemeriksaan diri. Mereka mementingkan kesehatan. Dan acara ini memang banyak faedah, banyak manfaatnya," tukasnya. 

Lanjutnya, kegiatan ini harus didukung. Karena, kesehatan sangatlah mahal. Sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan, perlu pemahaman terkait pencegahan. 

"Kita beri sosialisasi ke masyarakat cara hidup sehat. Dengan cara seperti apa? Ya, yang merokok berhenti. Terus yang suka makan kolestrol sudah boleh dikurangi. Kemudoan olahraga rutin, hindari stres," ungkapnya. 

Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey melalui Kepala Dinas Kesehatan Daerah dr Debie Kalalo mengajak seluruh masyarakat Sulut, agar mencegah penyakit jantung dengan pola hidup sehat.

“Jaga pola hidup sehat dengan istirahat cukup, hilangkan stres, olahraga yang cukup, dan berhenti rokok,” kata Kalalo. 

Dijelaskan Kalalo, dengan menerapkan pola hidup sehat pasti akan menjadikan jantung sehat.

“Giatkankan juga germas hidup sehat, agar jantung sehat serta terus berpikir positif. Dengan begitu, setiap orang perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui saat ini kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit jantung dan kardiovaskular masih minim. Dengan alasan inilah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan tanggal khusus memperingati Hari Jantung Sedunia, pada tanggal 19 September.

Ini adalah peringatan tahunan yang diadakan untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung dan memahami berbagai risiko penyakitnya. (sonny dinar)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting