Warga Germita Diminta Jadi Ujung Tombak Cegah Covid-19

E2L-Mantap Hadiri STS Germita ke-20


Melonguane, MS

Seluruh anggota jemaat se-Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (Germita) hendaklah berperan sebagai ujung tombak dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Hal ini diminta Bupati Talaud, dr Elly Engelbert Lasut ME (E2L) dan Wakil Bupati Drs Moktar Arunde Parapaga (Mantap) kala menghadiri Sidang Tahunan Sinode (STS) Germita ke-20, Selasa (30/11).

Di kesempatan itu, E2L dalam sambutannya mengatakan, STS ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi yang bermanfaat bagi jemaat dan warga. Apalagi dalam upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Talaud. Untuk itu kata dia, masyarakat harus mengikuti instruksi Presiden Republik Indonesia.

"Walaupun saat ini Talaud berada di level satu, kita harus menerapkan protokol kesehatan dengan PPKM Level 3. Supaya kita sejalan dengan kebijakan pemerintah. Ini juga demi upaya pencegahan virus corona di Talaud. Sangat diharapkan, warga Germita bisa menjadi ujung tombak dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 di Talaud," ungkap E2L

Orang nomor satu di Bumi Porodisa ini menyebutkan, di Talaud, mayoritas warganya adalah jemaat Germita. Sebab itu, semua rekomendasi, kebijakan dan arah dari gereja ini, sangat menentukan masa depan warga Talaud. "Selamat melaksanakan Sidang Tahunan Sinode Germita. Kiranya akan ada rekomendasi yang membawa berkat," ucap E2L.

Di momentum kegiatan yang digelar di gedungdung Gereja Jemaat Imanuel Nunu, Desa Nunu, Kecamatan Rainis, Kabupaten Kepulauan Talaud ini, E2L-Mantap menyerahkan bantuan kepada Panitia STS Germita sebesar Rp.20.000.000.

Sementara, Ketua Umum Sinode Germita, Pendeta Dr Arnold Apolos Abbas MTeol mengatakan, pelaksanaan STS ini dalam kerangka evaluasi program pelayanan. Juga guna menyusun program-program baru untuk tahun pelayanan 2022. "Kita bersama-sama dengan seluruh elemen warga Germita terpanggil untuk menjadi mitra Allah demi merawat kehidupan. Termasuk, gereja bersama-sama seluruh elemen masyarakat, melakukan gerakan vaksinasi demi menekan penyebaran Covid-19," tutur Abbas.

Dalam mengantisipasi ancaman gelombang  ke-3 Covid-19 pada perayaaan Natal dan Tahun Baru , warga Germita diimbaunya agar melakukan vaksinasi. "Harapannya, seluruh warga Germita melakukan vaksinasi. Sehingga daerah kita terhindar dari penularan Covid-19. Terutama di masa raya Natal dan Tahun Baru," asa Abbas.

Dirinya menjelaskan, tahun 2022 akan dilaksanakan pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus). Kemudian ada juga Sidang Lengkap Sinode pada Oktober 2022, untuk pemilihan pimpinan sinode yang baru. "Harapan kita bersama, dua agenda ini baik untuk mendukung gerakan vaksinasi dan proses penyiapan pemilihan Pelsus nanti. Pun pelaksanaan pemilihan serentak Penatua Diaken, tanggal 26 Januari 2022. Kiranya dapat berlangsung dalam suasana persaudaraan dan kekeluargaan. Sehingga menghasilkan pelayanan-pelayanan khusus yang berintegritas dan profesional," tutupnya.

Diketahui, STS Germita berlangsung mulai 30 November hingga 2 Desember 2021. Adapun peserta yang hadir sekira 478 orang. Tema tahun ini, yakni Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir. Sub tema, bersama seluruh elemen bangsa terpanggil menjadi mitra Allah dalam merawat kehidupan dan menghadirkan pelayanan khusus Germita yang berintegritas dan profesional.

STS ini juga dihadiri Ketua DPRD Talaud, Jakop Mangole, Anggota DPRD Velma Malaa dan Max Lua. Hadir pula pimpinan Bawaslu Sulut, Supriady Pangelu, Ketua Bawaslu Talaud, Jekman Wauda, Pejabat Tinggi Pratama, Camat Rainis, Kapolsek Rainis dan Danramil Rainis. (jos tumimbang)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors