Nakes di Kepulauan Sangihe Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dua Puskesmas Ditutup Sementara


Tahuna, MS

Persebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Negeri Sangir terus meluas. Serangan virus dari Wuhan, China ini kian menusuk ke dalam. Teranyar, sejumlah paramedis yang bertugas di Negeri Sangir telah terjangkit. Imbasnya, dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kabupaten Kepulauan Sangihe pun ditutup sementara.

Kedua Puskesmas dimaksud, yakni Puskesmas Tabukan Utara (Enemawira) dan Puskesmas Manganitu. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sangihe, dr Jopy Thungari, penutupan sementara dua Puskesmas tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Apalagi, sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) sudah terkonfirmasi positif. Kata dia, khusus Puskesmas Manganitu Selatan, tetap dibuka. Tetapi tidak melayani rawat inap.

"Untuk sementara waktu, dua Puskesmas ditutup. Sedangkan, Puskesmas lainnya tak bisa menerima pasien rawat inap. Ini terpaksa dilakukan karena sejumlah Nakes terkonfirmasi positif Covid-19," sebut Thungari yang juga selaku Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sangihe.

Dia menginformasikan, untuk sementara, aktifitas pelayanan di Puskesmas Tabukan Utara, dialihkan ke Rumah Sakit Umum Liun Paduli. Sedangkan Puskesmas Manganitu dan Puskesmas Manganitu Selatan, dialihkan ke Puskesmas tetangga.

"Meski Puskesmas ditutup, tetap ada upaya lain untuk melayani masyarakat maupun pasien yang akan rawat inap. Misalnya memanfaatkan Rumah Sakit Pratama dan fasilitas kesehatan lainnya," ujarnya.

Terkait ditutupnya layanan Puskesmas tersebut, kemudian jumlah pasien Covid-19 bertambah secara signifikan, Thungari bersikap tegas. Masyarakat pun diimbau untuk semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Diingatkan pula agar masyarakat secara rutin menjaga imun tubuh.

"Hampir setiap hari ada ketambahan pasien positif. Bahkan yang terkonfirmasi positif saat ini sudah mencapai 209 orang. Saya berharap masyarakat lebih disiplin lagi melakukan protap (protokol tetap-red) Covid-19," pungkasnya.(christian abdul)

 


Komentar