Parpol Bisa Mengusung Gunakan Perolehan Suara

KPU Sulut ‘Godok’ Persyaratan Pencalonan Pilgub


Manado, MS

Roda proses perumusan persyaratan pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur digulir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut). Teranyar, ada dua jalur untuk partai politik (parpol) bisa mengusung. Lewat akumulasi perolehan suara atau jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sulut, Yessy Momongan menyampaikan, dalam syarat pengusungan melalui perolehan suara, perhitungannya harus 25 persen dari seluruh jumlah suara sah parpol. Sementara melalui kursi DPRD Sulut mesti 20 persen. "Dalam mengusung dihitung 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah parpol pada saat pemilihan umum 2019. Kemudian dihitung 20 persen bagi yang parpol memiliki kursi di DPRD," ujar Momongan dalam kegiatan rapat dalam kantor penyusunan persyaratan pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulut tahun 2020 untuk parpol atau gabungan parpol, Kamis (9/7), di kantor KPU Sulut yang dibuka Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh.

Momongan menjelaskan, dalam ketentuan Peraturan KPU paling lambat satu bulan sudah harus ada persyaratan pencalonan. Sebelum dimulainya pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, KPU sudah harus tetapkan terkait persyaratan pencalonan. "Kami coba memetakan kalau paling lambat satu bulan sebelum pendaftaran berarti kita buat 2 Agustus karena pendaftaran September sambil melihat situasi dan kondisi," ungkapnya.

Ini sangat penting menurutnya karena ada begitu banyak parpol meminta pandangan KPU terkait persyaratan pencalonan dan syarat calon. Terkait permintaan itu nantinya akan diserahkan ke Divisi Sosialisasi KPU Sulut supaya diberitahukan ke semua pihak terkait syarat pencalonan. "Kita ambil secepatnya pleno supaya semakin banyak yang tahu dan cepat dapat infonya. Misalnya apakah mantan korupsi bisa. Berapa kursi minimal mengusung. Supaya yang tak memenuhi bisa bergabung," ujar Yessy.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulut, Herwyn Malonda yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, agar KPU segera merinci terkait syarat pencalonan. Terutama yang lewat parpol. "Jadi kan untuk parpol ada perolehan kursi dan perolehan suara. Tergantung mana yang diuntungkan bagi partai. Perolehan suara sah yang 25 persen atau kursi 20 persen," ungkap Malonda.

Bisa saja menurutnya, dia tidak memenuhi syarat di kursi tapi memenuhi syarat di perolehan suara. "Jadi jangan hanya terlalu fokus di kursi. Bisa saja dia memenuhi syarat di suara. Tapi ini hanya bagi yang mempunyai kursi di DPRD Sulut," pungkasnya

Dirinya mendesak, agar syarat calon segera dirumuskan pihak KPU Sulut. Ini agar publik bisa lebih cepat mengetahui.  "Lebih khususnya parpol. Mereka bisa mengetahui itu mana syarat-syaratnya untuk mendaftar di awal September.  Supaya tidak berpolemik lagi," kuncinya. (arfin tompodung)

 


Komentar