Ratusan IKM di Sitaro Terdampak Corona


Siau, MS

 

Eksistensi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Kepulauan Sitaro, terancam gulung tikar. Nasib mereka benar-benar terpuruk akibat dampak dari wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

 

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) Kabupaten Sitaro mencatat, ada 112 IKM yang terdampak virus Covid-19. Kepala Dinas Perindagnaker, J.D.S Bogar mengungkapkan, 112 IKM yang terdampak terdiri dari 103 IKM bergerak di bidang olahan pangan dan sembilan IKM di bidang kerajinan. 

 

Dikatakan Bogar, banyak IKM terdampak karena terjadi penurunan permintaan dan juga sepinya pasar. Akibatnya, mereka harus menutup usaha mereka selama pandemik corona masih berlangsung.

 

“Saat ini, secara berjenjang para pelaku IKM dilakukan pendataan dan kami laporkan ke pusat. Kami harapkan dijadikan bahan pertimbangan, sehingga keputusan, kebijakan bisa berdampak positif bagi mereka para pelaku IKM,” kata Bogar, Rabu (22/4).

 

Selain IKM, sejumlah usaha di bidang Pariwisata juga terkena dampak yang sama. Bogar bilang, rata-rata pekerja yang bergerak di bidang pariwisata sudah dirumahkan. 

 

"Hanya usaha jasa perhotelan, umumnya karyawan masih bekerja seperti biasa, dengan upah yang diterima juga masih utuh tanpa potongan. Namun uang makan yang ditiadakan,” kata Bogar.

 

Sementara, buruh bagasi dan buruh bongkar muat di pelabuhan yang ada di Sitaro, ikut terdampak. Penurunan jumlah penumpang, juga turut mengakibatkan penurunan pendapatan terhadap mereka. 

 

“Kami mendorong para pekerja yang terdampak ini untuk ikut dalam program kartu pra kerja yang sudah mulai dibuka pendaftaran,” tutup Bogar. (haman)

 


Komentar