Poros Trans Sulawesi ‘Lumpuh’, OD-SK Target 4 Hari Normal


Manado, MS

Sejumlah wilayah di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kritis. Tanah longsor dan banjir porak-porandakan sejumlah fasilitas publik. Itu termasuk jalan trans Sulawesi.

Tersumbatnya poros utama yang menghubungan beberapa daerah di Pulau Sulawesi ini, langsung disikapi birokrasi besutan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw atau OD-SK. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah, telah diterjunkan.

Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw menegaskan, akses jalan trans yang putus akibat bencana banjir dan tanah longsor di Bolmut akan segera dibuka kembali. Ia mengaku bahwa stakeholdernya terus bergerak cepat membersihkan longsoran debu yang menutupi di sepanjang ruas jalan Trans Sulawesi. "Saya kasih target empat hari ruas jalan trans Sulawesi sudah bisa dilalui. Untuk itu saya minta Dinas PUPR Daerah Sulut dan stakeholder ke PU-an terkait untuk saling bahu membahu menangani debu longsor yang menutupi ruas jalan tersebut," tandas Wagub, lewat pesan whatsapp, Kamis (5/3) kemarin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Daerah Sulut Adolf Tamengkel mengungkap, dinasnya telah mengerahkan alat berat untuk  membersihkan debu longsoran tersebut. "Instruksi pimpinan yakni Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw agar segera turun lapangan. Dan saat ini kami telah menyiapkan 7 escavator dan 1 loader. Mudah-mudahan akses ruas jalan Trans Sulawesi hari ini tuntas dari material debu," ujar Tamengkel, Kamis (5/3).

Lanjut dia, pembersihan di sejumlah ruas jalan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu bekerjasama dengan pihak BPJN XV, Dinas PUPR Sulut dan BPBD Bolmong, Dinas PUPR Bolmong, TNI/Polri dan masyarakat setempat. "Sampai saat ini sejumlah ruas jalan di wilayah BMR masih terus ditangani oleh stakeholder ke PU-an terkait. Jadi kami berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Jika menemukan ruas jalan masih dipenuhi material debu longsor segera melapor dinas PU terdekat untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi," kunci Tamengkel.(sonny dinar)


Komentar