Usung Tema Persahabatan, Unsrit Sukses Gelar 3 Agenda Besar


Tomohon, MS

Pamor Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Tangguh, kian melejit. Berada di bawah kendali Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon (YDBIT), Unsrit telah menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi yang mulai diperhitungkan di level Nyiur Melambai bahkan Indonesia Timur.

Unsrit kini telah berusia 20 tahun. Perjalanan universitas yang terletak di kaki Gunung Lokon itu dinilai bukan mudah. Namun, berkat kerja keras, kerja tangguh, loyalitas, soliditas hingga kerja hebat dari pengurus yayasan, civitas akademika serta semua pihak terkait, Unsrit sudah bertahan bahkan menunjukkan eksistensinya sebagai dapur pendidikan dengan menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang kini mengabdi di lembaga pemerintah maupun swasta di Tanah Air.

Sebagai wujud syukur atas kemajuan dan perkembangan Unsrit itu, dilaksanakan ibadah syukur dalam rangka Dies Natalis Unsrit ke-20 di aula Unsrit, Rabu (18/12). Acara ini dirangkaikan dengan ibadah menyambut Natal YDBIT serta syukur atas berkat Tuhan bagi Ketua YDBIT Kie Nio Runtuwene yang boleh merayakan ulang tahun ke-54.

Ibadah dengan tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang’ (Yohanes 15-14-15) dipimpin Pdt Seldi Saroinsong MTh. Dia berpesan, sebagai dapur pendidikan, Unsrit tetap konsisten menghasilkan produk-produk berkualitas. Lebih jauh dari itu, memiliki atitude, ramah serta moral yang baik. Diharapkan juga terus berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian di bumi. “Dengan begitu, Unsrit menjadi sahabat bagi semua orang. Jangan saling menyakiti, waspadai narkoba, karena jika ada yang seperti itu, maka berarti bukan sahabat,” tandas Pdt Saroinsong.

Ketua YDBIT Kie Nio Runtuwene mengaku bersyukur untuk penyertaan Tuhan bagi Unsrit. Keberadaan Unsrit sejauh ini, adalah bagian penting dari karya kebesaran Tuhan. “Syukur karena luar biasa penyertaan Tuhan bagi Unsrit. Ini anugerah bagi Unsrit. Kiranya Tuhan memberkati kita dan menjadi berkat bagi banyak orang," tandas Runtuwene.

Sementara itu, Rektor Unsrit Dr Joost Rumampuk berterima kasih kepada pengurus YDBIT dan semua pihak yang sudah membesarkan Unsrit. Menurut dia, kehadiran kampu ini sudah menjadi bagian penting bagi keberadaan dunia pendidikan di Indonesia. “Mari terus bekerja demi kemajuan Unsrit. Terima kasih kepada YDBIT yang selama ini terus berkontribusi bagi kemajuan kampus ini dan kepada kita semua yang sudah berkomitmen membangun Unsrit lebih baik lagi,” papar Rumampuk.

Ditambahkan Sekretaris YDBIT Dirk Palit Spd, Unsrit merupakan bentuk kecil dari Indonesia. Di sini, semua hidup rukun dan damai dalam kebersamaan pada keberagaman. “Tentu ke depan, kami berharap Unsrit akan semakin kuat dalam menghadapi persaingan dan sederet tantangan. Tapi juga kami ingatkan, Unsrit harus terus menjadi sahabat dengan banyak orang. Bangun terus semangat kebersamaan sebagai cita-cita pendiri Unsrit yakni almarhum Dr Dharma Surya Mahastavira, MA MSi,” kunci Palit. Untuk diketahui, ibadah berlangsung khusyuk. Usai ibadah digelar perayaan Dies Natalis serta penyerahan diakonia.(victor rempas)


Komentar