Febri Diansyah

KPK Periksa Idrus Marham

KISAH penanganan perkara suap satelit di Bakamla, berlanjut. Untuk mengklarifikasi aliran dana hasil korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Fayakhun Andriadi.

"KPK membutuhkan keterangannya untuk mengklarifikasi terkait dengan proses pembahasan dan pengesahan proyek," terang Juru bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (21/5).

Bukan hanya Idrus dan Fayakhun yang diperiksa KPK dalam kasus ini. Lembaga antirasuah juga telah memeriksa sejumlah politikus Partai Golongan Karya (Golkar) lain, yaitu Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Bidang Perekonomian Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta Sugandhi Bakrie, Sekretaris DPD DKI Jakarta Basri Baco dan Ketua DPD Jakarta Utara, Olsu Babay.

KPK diketahui sedang menelusuri dugaan aliran uang suap pembahasan anggaran dua proyek Bakamla ke Partai Golkar. Hal ini menjadi alasan penyidik KPK memanggil dan memeriksa sejumlah politikus Golkar sebagai saksi kasus korupsi dalam proyek senilai Rp 1,2 triliun itu.

Kasus suap Bakamla bermula saat KPK dan TNI menggelar operasi tangkap tangan pada Desember 2016. Dalam operasi itu, KPK menangkap empat orang dari kalangan sipil, sedangkan TNI menangkap dua anggotanya.

Selama persidangan kasus ini, sejumlah saksi dan barang bukti menunjukkan duit suap proyek juga mengalir ke sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat, termasuk Fayakhun. KPK menyangka Fayakhun terlibat dalam memuluskan proyek Bakamla tahun anggaran 2016 di Komisi Pertahanan DPR. Atas perannya dalam kasus suap satelit Bakamla, Fayakhun diduga menerima jatah Rp 12 miliar.(tmp)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.