86 Warga Kotamobagu Indap HIV/AIDS


Kotamobagu, MS

Data mengungkap, sebanyak 86 warga Kota Kotamobagu  menderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Angka itu merupakan akumulasi lima tahun.  Dari 2013 hingga 2018.

 

Data Dinas Kesehatan (Dinkes)  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu itu merinci, sebanyak 17 warga positif menderita HIV dan 69 warga menderita AIDS.

 

Kepala Dinkes Kotamobagu, Devi Ch Lala melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Vonny Kawuwung mengungkapkan, 5 warga di antaranya telah meninggal dunia.

 

“Dalam proses pengobatan tetapi kondisinya sudah parah. Ada juga yang kita temukan sudah AIDS sehingga proses pengobatannya memang agak terlambat. Kalau ditemukan masih HIV, penanggananya tentu lebih cepat,” ungkapnya.

 

Vonny menambahkan, para penderita biasanya melakukan pemeriksaan setelah penyakit yang dideritanya sudah parah. Selain itu, proses penanganan sulit berjalan lancar karena banyak penderita yang tertutup soal kesehatan mereka.

 

“Biasanya penderita takut atau malu untuk memeriksakan diri. Pada umumnya memang pengindap penyakit ini kita temukan saat mereka berobat di rumah sakit, Puskesmas atau dokter praktek. Tetapi ada juga yang tertutup sehingga kita agak kesulitan. Pada dasarnya pemerintah akan memfasilitasi pengobatan asalkan mau berobat,” kata Vonny.

 

“Tahun lalu 4 penderita meninggal dunia. Mereka dalam proses pengobatan, semuanya warga Kotamobagu,” timpal salah satu staf penanggungjawab pengendalian HIV/AIDS, Hariyanti Sutarjo. (yadi mokoagow)


Komentar