Sulut Koleksi 2790 Kasus HIV/AIDS


KASUS Human Immunodeficiency Virus - Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV-AIDS) di Sulawesi Utara (Sulut), sudah semakin mengkhawatirkan. Kabar penderita penderita virus mematikan di Nyiur Melambai telah mendekati angka 3 ribu, terbukti.

Faktanya, data HIV-AIDS dari Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Provinsi Sulut, selang tahun 1997 hingga Mei 2018 (Kumulatif) sudah mencapai 2790 kasus. Itu tersebar di 15 kabupaten kota di Sulut. Itu terdiri dari HIV 868 kasus dan AIDS 1922 kasus. Kota Manado menduduki peringkat teratas kasus HIV/AIDS.

"Disusul Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung. Minahasa ada 78 kasus HIV dan AIDS 258. Sedangkan Bitung, HIV 250 kasus dan AIDS 227. Ketiga, Kabupaten Minut (Minahasa Utara), HIV 53 dan AIDS 177. Selanjutnya, Kabupaten Minsel (Minahasa Selatan), HIV 31 dan AIDS 131," melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Stefen Dendal, kepada Media Sulut, Kamis (22/11) kemarin.

 

Berikut, Kota Tomohon, HIV 51 dan AIDS 122.  Kemudian, Kotamobagu, HIV 17 dan AIDS 70 kasus, Bolaang Mongondouw (Bolmong), HIV 14 dan AIDS 44.  Sementara Bolaang Mongonsouw Utara (Bolmut) HIV 0 dan AIDS 7, Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) HIV 2 dan AIDS 12.

Sedangkan Minahasa Tenggara (Mitra), HIV 9 dan AIDS 41, Sangihe, HIV 14 dan AIDS 51, Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), HIV 4, AIDS 24 dan  Kepulauan Talaud, HIV 9 dan AIDS ada 32 kasus. “Total keseluruhan yang terdeteksi sampai bulan Mei 2018,  yakni 2790 kasus dengan rincianHIV 326 kasus dan AIDS 706 kasus,” tandasnya.(sonny dinar)


Komentar