Hoax Pengumuman Kelulusan SKD CPNS Sulut Beredar

BKD Imbau Peserta Tunggu Informasi Resmi Pemerintah


Laporan : SONNY DINAR

Polemik beredarnya lembar pengumuman kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) memantik respon pemerintah. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) angkat bicara. Informasi itu disebut hoax alias berita bohong.

Melalui akun resmi BKD Sulut di jejaring media sosial (medsos) facebook, pemerintah menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait peserta yang dinyatakan lulus SKD CPNS di instansi Pemprov Sulut. Peserta CPNS pun diminta tak mudah percaya informasi simpang siur yang beredar.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait peserta yang dinyatakan lulus SKD CPNS di instansi Pemprov Sulut. Untuk itu agar tidak mempercayai pengumuman hasil kelulusan SKD dari pihak manapun sebelum diumukan secara resmi oleh Panitia Seleksi Daerah Pengadaan CPNS Pemprov Sulut," tulis akun facebook resmi BKD Sulut, Senin (18/2) kemarin.

Sebelumnya, beredar lembaran di kalangan peserta yang mencantumkan nama-nama lulus SKD Provinsi Sulut. Namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang dengan sengaja mengedarkan informasi hoax itu.

Sebelumnya, pada Rabu (5/2) lalu, Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw (SK), sempat meninjau langsung pelaksanaan Tes SKD CPNS Pemprov Sulut Tahun 2019 dengan menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Manado.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Sulut memberikan arahan dan semangat kepada para peserta tes CPNS, serta memberi apresiasi dan kebanggaannya karena hingga 5 hari pelaksanaan, peserta yang lulus passing grade mencapai 44,5 persen.

“Sejauh ini, sesuai laporan BKN yang lulus passing grade tes CPNS tahun ini di atas 40 persen, jauh melampaui hasil tahun sebelumnya yang tidak sampai 5 persen. Ini artinya kualitas pendidikan kita di Sulut sudah semakin baik. Kita tidak kalah dari daerah-daerah lain.” jelasnya.

“Persaingan ketat dalam proses seleksi (tes CPNS) dapat menghasilkan SDM yang berkualitas. Tahapan seleksi ini akan menghasilkan SDM yang terbaik di antara yang baik. Karena itu jika nanti dinyatakan lulus seleksi, jadilah contoh dan teladan yang baik.” tandasnya.

Kepala BKN Regional XI Wakiran, dalam kesempatannya mengatakan tes SKD sudah masuk pada sesi yang ke-26, dari total 58 sesi yang akan selesai pada tanggal 11 Februari 2020. Tes CPNS Sulut kali ini diikuti oleh 5.781 peserta yang akan bersaing memperebutkan 519 formasi yang telah disiapkan.

“Sampai saat ini peserta tes CPNS yang sudah menyelesaikan SKD berjumlah 2.273 orang, dengan 1.013 diantaranta sudah memenuhi passing grade atau sekitar 44,57 persen,” ujar Wakiran.

Dijelaskan juga, SKD kali ini tidak hanya diikuti oleh pelamar umum, namun juga diikuti oleh formasi khusus atau disabilitas dengan jumlah 11 peserta, dengan 5 peserta telah mengikuti SKD. (***)


Komentar