Melisa Gerungan Janji Kawal Aspirasi Warga Watulaney

Dengar Keluhan Soal Area Pemukiman Rawan Bencana


Manado, MS

Sederet persoalan melilit warga Desa Watulaney, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa. Salah satunya rumah warga yang berada di areal rawan longsor. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi  Utara (Sulut) pun jadi tumpuan aspirasi. Problem itu menyembul tatkala Anggota DPRD Sulut, Melisa Gerungan melakukan reses pertama tahun 2019 di desa tersebut, Selasa (10/12) kemarin.

Salah satu warga setempat mengeluhkan tentang adanya rumah yang terancam lengser akibat pengikisan tanah. Letaknya tepat di daerah rawan longsor yang ada di desa Watulaney. Longsor tersebut akan mudah terjadi ketika mulai musim penghujan.  Hanya saja desa itu susah mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten dan sulit dijangkau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) kabupaten untuk pertolongan.

Keluh masyarakat ini ikut diperkuat pemerintah desa setempat. Hukum tua Desa Watulaney, Veky Rantung membenarkan persoalan tersebut.

“Iya, memang ada sekitar 3 atau 4 rumah di situ yang terancam terkena longsor. Saya sudah pernah mencoba (untuk mendapat bantuan, red) di pemerintah kabupaten tapi belum dapat,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat pula berharap ada penambahan akses jalan  perkebunan dari Watulaney sampai Parentek. Kurang lebih ada 8 kilometer. “Di Desa Watulaney belum ada pasar, jadi kalau bisa difasilitasi karena yang datang  pasar Watulaney orang-orang dari luar desa,” kata tokoh masyarakat setempat Benny Tairas.

Selanjutnya, Ventje Korengkeng warga setempat, meminta bantuan beasiswa untuk anak-anak di Watulaney. “Dan di Desa Watulaney hanya ada Puskesdes (Puskesmas Desa) dan tidak ada tenaga medisnya baik bidan atau perawat,” tuturnya.

Melisa Gerungan ketika diwawancarai terkait keluhan warga menyampaikan, akan menindaklanjuti dengan meneruskannya ke pemerintah terkait apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tentu menurutnya, apa yang sudah disampaikan ini ada yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten. Khusus di kabupaten akan diteruskan ke teman-teman fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang ada di DPRD Minahasa.

“Khusus untuk areal rawan longsor di desa Watulaney perlu tentu perlu mendapat perhatian. Apalagi Desember ini sudah masuk ke musim penghujan,” ungkapnya. (arfin tompodung)


Komentar