OLLY TONAAS WANGKO UM BANUA

Nilai Budaya Bergelora di Hari Jadi Minahasa


Tondano, MS

Minahasa kini genap berusia 591 tahun. Nuansa budaya kental membungkus perayaan 5 November kemarin. Gelar adat disematkan ke Kepala Daerah Sulawesi Utara. Gelora semangat Tou (orang) Minahasa dikobarkan.

Acara puncak perayaan hari jadi tahun ini kembali dikemas dengan nuansa budaya daerah. Kompak mengenakan pakaian adat, seluruh pejabat daerah dan para tamu undangan kumpul di Wale Ne Tou, Senin (5/11) kemarin. Rentetan acara pun mewarnai jalannya perayaan hari jadi Minahasa.

Rangkaian kegiatan diawali sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa. Acara ini juga menjadi momentum spesial bagi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yang dikukuhkan sebagai ‘Tonaas Wangko Um Banua’ oleh Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM). Mendapat ‘kado’ kehormatan, Olly bangga. Dia pun mengapresiasi kepada segenap jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat Minahasa.

“Suatu hal yang patut disyukuri bersama, sekaligus dijadikan momentum evaluasi, koreksi dan introspeksi atas hasil-hasil kinerja yang telah dicapai,” ungkapnya.

Olly mengakui, beberapa tahun terakhir ini Minahasa senantiasa menunjukkan dinamika pembangunan yang sangat progresif dan menjanjikan melalui berbagai pencapaian positif di setiap sektor pembangunan yang dilaksanakan. Termasuk dalam upaya menjadi daerah yang mampu mengiringi pembangunan dengan perkembangan zaman. Kemajuan itu menurutnya tidak lepas dari rintisan karya dari segenap jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Minahasa dari generasi ke generasi dalam memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki.

“Masyarakat Minahasa merasakan kehadiran pemerintah dalam pembangunan,” imbuh Olly.

Lebih dari itu, seluruh masyarakat Minahasa diajak untuk tetap menjaga kerukunan yang terjalin hingga kini. “Tetap menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, meningkatkan kerukunan, dan tetap berada dalam kesadaran bahwa ‘Torang Samua Ciptaan Tuhan’,” tandasnya.

KADO DARI RR-RD

Momentum Hari Jadi Minahasa ke-591 menyulut rasa bangga Bupati Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi MM (RR-RD). Pasangan yang baru memimpin setahun lebih itu memberi kado spesial bagi rakyat Minahasa di perayaan tahun ini. Bukan bingkisan, namun ide dan gagasan yang melahirkan program-program pro rakyat yang membuat Minahasa semakin hebat.

Kado itu dibungkus dalam 22 program prioritas RR-RD yang di antaranya, pembangunan sarana prasarana pendidikan, bantuan seragam, sepatu dan tas untuk siswa kelas 1 SD dan 7 SMP, meningkatkan kualitas pelayanan seluruh Puskesmas (BPJS gratis), revitalisasi Danau Tondano, BPJS Ketenagakerjaan, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan serta masih banyak lagi.

"Sebagai pemimpin daerah maka mimpi saya dan Pak Wakil Bupati yaitu melihat masyarakat yang semakin sejahtera dan daerah yang semakin berkembang. Kami bangga karena di perayaaan hari jadi Minahasa tahun ini sudah ada banyak program yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat, dan itu adalah kado dari kami," ungkap Bupati didampingi Wakil Bupati.

Dirinya bersyukur Minahasa boleh menapaki usia 591 tahun. Dikatakannya pula, momentum ini adalah yang kedua kalinya di masa kepemimpinan mereka. Meski baru satu tahun lebih memimpin, namun Bupati menyebut sudah ada banyak program yang dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Minahasa. ROR berjanji akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Danau Tondano melalui program pengangkatan eceng gondok yang ditargetkan terealisasi tahun 2020 mendatang.

“Kita berharap tahun depan kegiatan Festival Danau Tondano dan kegiatan-kegiatan yang lainnya akan kita laksanakan lebih meriah. Kalau saat ini, sungai di Tondano masih dipenuhi eceng gondok. Ini pergumulan kami pemerintah yang tentu menjadi perhatian khusus,” ucapnya.

"Saat ini kita sedang menatap pengembangan Danau Tondano sebagai aset berharga yang menyimpan sejuta potensi untuk dikembangkan. Di antaranya pada sektor pariwisata, perikanan maupun lainnya. Selain itu masih banyak yang harus kami lakukan dan kami berharap segenap rakyat Minahasa terus mendoakan dan menopang kepemimpinan kami ke depan," tandas Bupati Roring.

GELORAKAN SEMANGAT TOU MINAHASA

Perayaan HUT Minahasa tahun ini juga jadi wadah penyalur semangat. Tekad membangun Minahasa yang berbudaya, adil dan sejahtera kembali digaungkan Bupati ROR. Sebagai salah satu kabupaten tertua di Bumi Nyiur Melambai, Minahasa diharap jadi panutan sebagai daerah yang secara turun-temurun masih mempertahankan budaya kearifan lokal, salah satunya mapalus.

"Untuk itu semangat Tou Minahasa harus dapat kita pertahankan demi kemajuan daerah," ungkap Bupati Roring.

Sosok Dr.G S.S.J Ratulangi yang merupakan pahlawan nasional asal Minahasa yang mencetus semboyan ‘Sitou Timou Tumou Tou’, dinilai merupakan contoh nyata kehebatan putra Minahasa yang mampu berkiprah di level nasional maupun internasional.

"Semangat yang dilandasi sifat Tou Minahasa yakni masawang-sawangan, malinga-lingaan, dan maleos-leosan, kiranya tetap kita pertahankan. Untuk itu momentum hari jadi Minahasa tahun ini menjadi saat yang tepat bagi Tou Minahasa untuk menunjukkan jati diri yang dikenal sebagai masyarakat yang pekerja keras, dan komitmen menjalin kerukunan," lugasnya.

TUAI DUKUNGAN LEGISLATIF

Asa pemerintah mewujudkan Minahasa yang semakin maju mendapat support penuh lembaga legislatif. Utamanya berbagai program kerja pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat.

"Masyarakat Minahasa semakin merasakan manfaat dari program-program yang dikucurkan pemerintah kabupaten. Harus diakui banyak keistimewaan yang telah diterima oleh rakyat di Minahasa dan tentu kami di lembaga legislatif memberi dukungan penuh,” ungkap Ketua DPRD Minahasa, Glady Kandouw.

Dia mencontohkan program BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, seragam sekolah bagi anak-anak yang masuk kelasa 1 SD dan kelas VII SMP serta pemberian dana duka, sebagai beberapa kebijakan pemerintah yang pro rakyat.

“Itu adalah program-program pemerintah yang harus kita dukung, karena pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Politisi PDIP itu berharap ke depannya Minahasa semakin berkembang maju. Apalagi selama ini Minahasa dikenal sebagai wilayah yang aman, nyaman dan damai.“Semoga ke depannya semakin berkembang di segala bidang pembangunan agar Minahasa bisa sejajar dengan daerah lain yang telah lebih dulu maju,” harapnya.(jackson kewas)


Komentar