281 Jemaat Beradu di Panggung Lomba Paduan Suara

Kandouw : PKB GMIM Terus Perkuat Kualitas Diri


Laporan : SONNY DINAR/JACKSON KEWAS

Pelita pelayanan Pria Kaum Bapa (PKB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menyala kian benderang. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 di wilayah Tondano, Jumat (18/10), jadi ajang perwujudan bakti pelayanan. Ribuan bapak-bapak gereja datang menyatu dalam persekutuan. Ekspresi iman juga nampak dari semangat PKB mengikuti kompetisi pada sejumlah perlombaan seni gerejawi.

Seperti yang biasa tersaji dari tahun ke tahun, dari berbagai jenis perlombaan yang dipertandingkan, kompetisi di panggung paduan suara gerejawi jadi pusat perhatian. Dari enam kategori yang diperlombakan, total ada sebanyak 227 jemaat yang ikut serta. Adu kreatifitas seni dan harmoni mewarnai panggung perlombaan yang berlangsung dua hari, Jumat (18/10) dan Sabtu (19/10).

Selain paduan suara, ada juga beberapa jenis perlombaan lainnya yang tak kalah semarak, yaitu lomba CCA, solo, masamper, kabasaran, musik bambu, kolintang, yel-yel Panji Yosua, baca Mazmur dan Orkes. Tak hanya itu, kegiatan bakti sosial, moto cross adventure, bridge dan pawai Panji Yosua, menambah semarak HUT PKB GMIM tahun ini.

Ketua Umum Panitia Ir Royke Octavian Roring MSi mengaku bangga. Kegiatan HUT PKB GMIM tahun ini diakuinya berhasil dan sukses.

"Puji Tuhan semua agenda yang dijadwalkan berjalan dengan lancar dan aman. Antusias dari jemaat baik yang jadi peserta maupun tuan rumah juga sangat terlihat. Ini mencerminkan bahwa setiap tahun semangat pelayanan PKB GMIM semakin berkobar," tandas Bupati Minahasa ini.

Sebelumnya, dalam ibadah agung HUT ke-57 PKB GMIM yang berlangsung di Lapangan Dr Samratulangi Tondano, Jumat (18/10), Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven OE Kandouw mengajak seluruh Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM untuk terus meningkatkan kualitas diri. Selain itu, PKB didorongnya untuk berperan dalam menjaga persatuan bangsa dengan menangkal isu-isu nasional seperti radikalisme, terorisme dan fundamentalisme. “Kita harus kuat dalam artian kuantitas dan paling utama kuat dalam kualitas,” kata Wagub Kandouw.

Kata dia, upaya memperkuat kualitas dapat diwujudkan dengan meningkatkan terus mempertahankan nilai-nilai sopan santun, kasih, sabar dan penyayang dalam setiap waktu. “Karena-kadang terjadi dalam rapat-rapat di gereja sudah seperti dalam rapat politik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kandouw menyampaikan salam dari Gubernur Olly Dondokambey kepada seluruh PKB GMIM atas pertambahan usia ke-57 tahun eksistensinya dalam pelayanan.

Sementara itu, Ketua PKB Sinode GMIM Vicky Lumentut mengapresiasi Wagub Sulut yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan PKB GMIM. “Kegiatan di Tondano ini akan menjadi role model (teladan) untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya” kata Lumentut sambil mengajak semua pihak untuk bersama-sama menolak radikalisme dan intoleransi yang dapat memecah belah NKRI.

Adapun ibadah agung HUT ke-57 PKB GMIM turut dihadiri Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina, Ketua TP-PKK Minahasa Nining Lumanauw, Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar, Wakil Bupati Mitra Jouke Legi, Wakil Bupati Minut Jopie Lengkong, Anggota DPD RI Stevanus Liow, Asisten Administrasi Umum Gammy Kawatu dan jajaran Forkopimda Minahasa. (***)


Komentar