Deprov Kans ‘Kuliti’ PLN


Fenomena pemadaman listrik tanpa pemberitahuan di Kota Manado, memantik tanggapan publik.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyorot.

 

Wakil rakyat pastikan bakal memanggil Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam rapat dengar pendapat (RDP).

 

Sorotan itu datang dari Anggota Komisi III DPRD Sulut, Ayub Ali Albugis. Legislator Sulut daerah pemilihan Kota Manado ini mengungkapkan, memang ada pemadaman belakangan ini di Kota Manado. Hanya saja dirinya sendiri belum tahu apa yang menjadi penyebab kerusakan.

 

"Memang kemarin ada pemadaman tapi saya belum mendengar ada kerusakan apa," ungkap politisi Partai Amanat Nasional tersebut,  baru-baru ini. 

 

Ia mengingatkan, PLN bila ingin melakukan pemadaman seharusnya diumumkan terlebih dahulu. Dengan demikian masyarakat bisa mengetahui. 

 

"Pemberitahuan melalui media, TVRI, agar masyarakat mengetahuinya. Sehingga masyarakat mempersiapkan, tapi sayang pihak PLN tidak memberikan penjelasan kepada masyarakat," ujarnya.

 

Dirinya memastikan, dalam waktu dekat akan memanggil PLN. Apalagi kondisi sekarang ini, Komisi III DPRD Sulut sedang melakukan pembahasan dengan mitra kerja. Agenda salah satu di antaranya, pertemuan bersama PLN.

 

"Rencana ada RDP dengan pihak PLN dan Pertamina dalam waktu dekat," kunci anggota dewan provinsi (Deprov) yang kembali terpilih ini.

 

Diketahui sebelumnya, General Manager PLN UIW Suluttenggo, Christyono, ketika dikonfirmasi menyampaikan, masih menunggu informasi dari PLN pembangkitan dan penyaluran Sulawesi yang berkantor di Makassar.

 

"Nanti keluar dari humas UIW (rilis pemberitahuan, red), setelah jelas mengenai penyebab kami terima info dari kutlir," jelasnya. (arfin tompodung)


Komentar