Legislator Minta Harus Tanggap Hadapi Karhutla


Manado, MS

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Mona Kloer mengatakan, ancaman munculnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Manado harus jadi perhatian serius.

 

Seperti menurutnya, kejadian belum lama ini kalau lahan di belakang rumahnya sempat ikut terbakar. "Tepatnya sepekan lalu ada muncuk kobaran api tapi sudah teratasi," kata Kloer, Selasa (24/9) kemarin.

 

Dijelaskan, datangnya api tak dapat diprediksi sampai penyebabnya juga. Hingga sudah sewajarnya patut diwaspadai bersama.

 

Srikandi Fraksi Gerindra ini meminta, warga tak sembarang membakar tanpa dijaga atau mereka yang merokok tidak asal melempar puntung yang masih menyala di lahan kering.

 

"Jika akan membakar sampah misalkan, cobalah menggali tanah sampai lobang kemudian hasilnya pembakaran dapat menjadi pupuk," ujarnya.

 

Di sisi yang lain, disampaikan legislator Christi L Masengi, musim kemarau berdampak kekeringan sampai memunculkan ancaman pasokan air. Khusus untuk sulitnya air, sudah terasa di beberapa wilayah di Manado.

 

Atas keperluan tersebut, politisi Fraksi PDIP meminta agar pemerintah harus mengambil kebijakan dalam membantu warga yang kekurangan air.

 

"Penyediaan pompa air termasuk pembagian  jatah air harus masuk dalam rencana," pungkasnya.

 

Dua wakil rakyat yang berlatar belakang gelar akademik hukum ini pun sepakat, untuk sekarang diperlukan sinergitas membangun dan searah soal hajat hidup masyarakat luas di Manado. (devy kumaat)


Komentar