Kemarau Dera Sulut, Dewan Desak Intensifkan Pencegahan ISPA


PENYAKIT Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) serang warga bumi Nyiur Melambai. Efek musim kemarau ditengarai jadi penyulut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), bereaksi. Wakil rakyat mendorong pemerintah untuk mengintensifkan  langkah pencegahan.

Terutama instansi terkait. Upaya-upaya preventif diminta untuk segera dilakukan untuk meminimalisir serangan penyakit yang menular tersebut. "Kita di DPRD mendorong agar instansi terkait agar melakukan pencegahan ISPA . Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa, karena ini lagi musim kemarau. Jadi abunya beterbangan dimana-mana," lugas, Richard Sualang, salah satu legislator Sulut kepada harian ini.

Salah satu cara antisipasi yakni melakukan pembagian masker kepada warga. Rumah sakit yang berada dibawah Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut diminta untuk pro aktif. Termasuk  dinkes  kabupaten kota yang mewadahi puskesmas-puskesmas diminta untuk pro aktif.

“Bagi masker itu salah satu upaya pencegahan. Kan penyakit itu menyerang saluran pernapasan. Kalau ada persediaan stok masker, bagikan ke warga. Misalnya ke sekolah-sekolah terlebih dahulu,” ulas politisi PDIP itu.

Tak hanya itu, masyarakat yang terkena ISPA diharapkan untuk melakukan pemeriksaan ke puskesmas  terdekat atau dokter. Itu untuk mencegah agar penyakit tersebut tidak semakin bertambah parah.

"Penyakit ini tidak berat. Tapi kalau batuk tidak sembuh-sembuh maka rawan paru-paru basah. Karena ISPA disebabkan oleh udara kotor. Untuk mencegah ISPA kita harus banyak minum air putih ditambah dengan vitamin,” terang mantan pimpinan DPRD Kota Manado yang juga seorang dokter.

"Kalau pencegahan seperti itu, tapi kalau pengobatan sudah ada. Dokter sudah hafal luar kepala itu," tutup wakil rakyat daerah pemilihan Kota Manado itu. (arfin tompodung)


Komentar