Pilgub Sulut, Nasdem ‘Godok’ 15 Figur


Manado, MS

 

Turbin penjaringan figur Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) 2020, berputar di tubuh Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Sosok yang potensi bertarung di top eksekutif bumi Nyiur Melambai mulai didaftar. Sekitar 15 nama diinventarisir partai besutan Surya Paloh ini untuk disurvei.

 

Dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020, bukan hanya segelintir orang saja dari internal partai yang bakal disurvei pihak Partai Nasdem. Nama-nama di luar partai juga disebut, tengah diusulkan untuk disurvei. "Kan kita ikut pilkada bukan baru kali ini. Biasanya disurvei semua. Semua yang berpotensi jadi calon di pilkada tentu disurvei," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulut, Victor Mailangkay, Kamis (28/8), saat dihubungi.

 

Dirinya membeber, ada 15 nama yang sudah diinventarisir pihaknya untuk disurvei. Deretan figur tersebut dari beragam latar belakang. "Biasanya disurvei semua. Dari inventarisasi kita, ada 15 nama. Ada jendral polisi, ada birokrat termasuk incumbent," ujar Mailangkay yang baru terpilih sebagai Anggota DPRD Sulut.

 

Ia mengungkapkan, yang baru diusulkan Partai Nasdem untuk disurvei barulah 15 nama ini. Namun bisa saja ada potensi untuk bertambah figur yang akan diusulkan supaya disurvei. "Jadi menurut saya survei itu bukan hanya 1 nama. Bukan juga hanya tiga nama. Di satu daerah dimana melaksanakan pilkada maka semua calon yang berpotensi maju sebagai calon kepala daerah itu kami survei," ujarnya.

 

Sementara sebelumnya Bendahara DPW Nasdem Sulut, Felly Runtuwene menyampaikan, demi meraih top eksekutif bumi Nyiur Melambai, Partai Nasdem Sulut berhasrat memfilter calonnya nanti di Pilgub Sulut 2020. Pendaftaran akan dibuka secara luas bagi seluruh kalangan. Nantinya akan ditentukan siapa yang bisa maju untuk bertarung di tingkat provinsi.

 

“Kita tetap mencari seseorang yang benar-benar bisa diterima di seluruh kalangan masyarakat pada umumnya dan dia yang mau memberi diri untuk masyarakat Sulut,” ungkapnya.

 

Dirinya menegaskan, seleksi itu harus tetap dilakukan. Salah satunya dengan melalui survei. Siapa sosok yang disukai masyarakat untuk bisa bertarung di Pilgub nanti. “Tetap kita harus tes kepada masyarakat melalui survei. Poling dan survei saya kira itu,” ujar Anggota DPRD Sulut ini yang kini jadi wakil rakyat terpilih di DPR-RI periode 2019-2024.

 

Ketika ditanyakan apakah dirinya juga akan maju dalam pilgub 2020, Felly tegas menepis. Sebagai seorang yang telah dipercayakan masyarakat ke Senayan, ia ingin fokus melaksanakan amanah rakyat ini.

 

“Kalau saya tidak masuk sama sekali dalam pilkada provinsi maupun kebupaten kota. Saya sudah dipercayakan masyarakat Sulut untuk menjadi anggota DPR-RI. Jadi ini jangan ajimumpung yang seperti ini,” kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar