Musim Kemarau, Bolmut Siaga


WARNING pemerintah terhadap ancaman musim kemarau menyulut kekhawatiran. Potensi bencana menyembul. Sederet upaya pencegahan kini dijabal.

Seperti di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Wilayah paling utara Bumi Totabuan ini mulai memasuki fase musim kemarau. Teror kekeringan, kesulitan air bersih hingga rawan bencana kebakaran, mulai menghantui.

“Persiapan tentu sudah kami antisipasi baik dari kesiapan personel dan kesiapan fasilitas yang dibutuhkan selama musim kemarau nanti. Walaupun memang secara spesifik kami belum meminta data kemarau untuk wilayah Bolmut secara keseluruhan," aku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmut, Musliman Datukramat, Rabu (17/7).

Meski begitu, Musliman mengakui, pihaknya terus memantau seluruh kondisi yang ada di Kabupaten Bolmut. “Hasil pemantauan di lapangan, saat ini kondisinya masih normal walaupun tengah memasuki fase pancaroba. Kami siap hadapi musim kemarau," imbuhnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut Abdul Eba Nani mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelum, sebagian wilayah Bolmut mengalami kekeringan dan kebakaran di sejumlah wilayah. “Kemarau biasanya banyak kebakaran, untuk itu waspada, hati-hati, dan teliti kembali sebelum meninggalkan rumah. Karena kemarau cukup banyak laporan kejadian kebakaran, sehingga itu BPBD Bolmut juga harus mengantisipasi persoalan seperti ini," lugas Eba.

Sebelumnya diberitakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, lebih dari 1.900 desa yang tersebar di 79 Kabupaten dan tujuh provinsi di Indonesia telah dilanda kekeringan.(nanang kasim)


Komentar