Tuange Aktifkan Kembali Kades yang Diganjar Manalip


Melonguane, MS

 

Kisah pilu dua kepala desa (kades) di Kabupaten Talaud terobati. Sempat diganjar sanksi Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, kini Apris Tamawiwi dan Dedy Tuang  akhirnya diaktifkan kembali. Mereka memulai tugas lagi sebagai Kepala Desa Ammat dan Matahit.

 

Keduanya diaktifkan dengan SK Nomor 258/2019 dan 259/2019 tanggal 11 Juli 2019 yang ditandatangani, Plt Bupati Petrus Simon Tuange. Tuange mengingatkan, Dedy dan Apris untuk merangkul semua elemen masyarakat di desa. Supaya bisa bersama-sama membangun desa. Selaku kades, dalam mengambil keputusan wajib bekerja sama dengan perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta seluruh elemen masyarakat.

 

"Keputusan yang diambil di desa adalah keputusan kolegial. Jangan mentang-mentang kepalda desa lalu ambil keputusan sepihak. Itu awal kehancuran akan datang," kata Tuange di Aula Setda Talaud, Kamis (11/7).

 

Kades yang diaktifkan kembali menurutnya, punya tugas yang sangat berat. Ada masyarakat bisa menerima, ada yang tidak. Namun semuanya harus dirangkul untuk membangun desa. Karena itu rekonsialisasi menjadi agenda penting agar segera dilakukan.

 

"Jadikanlah yang berseberangan dengan anda berdua justru menjadi kekuatan. Artinya tantangan dijadikan peluang dan kekuatan. Untuk itu harus dirangkul. Jangan justru mau dibuang atau dijauhkan. Segera lakukan rekonsialisasi," ucapnya.

 

Untuk itu, lanjut bupati, sikap rendah hati sangat dibutuhkan. Guna memulai langkah yang baru pembangunan desa, sekaligus langkah awal. Maka dari itu,  Dedy dan Apris diharap harus berani mengakui kekeliruan dan kesalahan yang mungkin telah dibuat sebelumnya.

 

"Pergilah ke Matahit Dedy, anda tampil bahwa kita ini Dedy Tuang yang lama, tetapi kita adalah Dedy Tuang yang akan mengabdikan diri untuk periode ini untuk hal-hal yang lebih baik," tambahnya.

 

"Begitu juga Tamawiw, segera ke Ammat, lakukan rapat, lakukan rekonsialisasi dan akui di muka pa dorang (masyarakat) bahwa kita memang yang lalu kita salah, tetapi percayalah kase kesempatan pa kita untuk bekerja. Kita sama-sama akan memperbaiki Desa Ammat," ujar bupati.(jos tumimbang)

 


Komentar