Isu Pergantian SBY, Demokrat Sulut Tetap Solid


Manado, MS

Gerbong Partai Demokrat goyang. Sinyal pergantian Ketua Umum (Ketum) yang kian menguat jadi pemicu. Dampak kondisi ini dikhawatirkan menjalar ke daerah. Namun Bintang Mercy di Sulawesi Utara (Sulut) pastikan tetap solid.

 

Kondisi Partai Demokrat belakangan ini dikabarkan sedang memanas. Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD) sempat mendesak diadakannya kongres luar biasa. Langkah ini dalam rangka mencabut posisi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketum. Mereka menganggap SBY gagal dalam menahkodai Partai Demokrat.

 

Problem ini ditanggap dingin Demokrat Sulut. Personil Bintang Mercy di bumi Nyiur Melambai mengakui kondisi partai di daerah Sulut hingga kini tetap kompak. Sejauh ini tidak ada perpecahan karena masalah yang terjadi di pusat. “Kalau statemen partai bagusnya harus struktur partai (Dewan Pimpinan Daerah) yang bicara (menanggapi FKPD, red). Kebetulan saya tidak ada dalam struktur. Tapi sejauh ini masih tetap solid tidak ada masalah. Saya tahu begitu. Kita tetap solid saja,” ujar punggawa Partai Demokrat Sulut, Siska Mangindaan, baru-baru ini, ketika dikonfirmasi.

 

Dirinya mengakui, sejauh ini belum ada kabar untuk pergantian di posisi Ketum Partai Demokrat. Kalau itu terjadi tentu ada penyampaian ke kader Demokrat yang ada di Sulut. “Untuk pemilihan ketum belum ada kabar. Kalau sudah ada kabar, tentu sudah disampaikan. Tapi ini  belum ada kabar. Sejauh ini (Partai Demokrat di Sulut, red) masih baik-baik saja,” kunci putri Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, E. E Mangindaan ini.

 

Diketahui sebelumnya, pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan sempat memberikan statemen bahwa selama menjadi ketum Partai Demokrat, SBY disebut gagal. Mulai tahun 2014 hingga tahun 2019 sekarang ini. SBY dinilai bukanlah pendiri Partai Demokrat apalagi sebagai pemiliknya. (arfin tompodung)

 


Komentar