Tingkatkan Kreativitas Anak, Menteri Yohana Apresiasi FASM


Semarak anak-anak membungkus Kota Bitung. Negeri di Kaki Gunung Dua Sudara itu, menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Anak Sekolah Minggu se-Sinode GMIM. Tumpukan kreativitas tersaji. Aura positif atas kegiatan ini, ikut dipancarkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (RI), Yohana Yambise.

Selang dua hari mulai Jumat (28/6) hingga Sabtu (29/6), acara ini dihelat. Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Stadion Dua Sudara Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari dipimpin Menteri Yohana. Pada kesempatan itu, Mama Yo, sapaan akrab Menteri Yohana menyampaikan, apresiasi kegiatan tersebut sebagai contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.

“Saya ucapkan selamat untuk Provinsi Sulut. Semoga lebih banyak dari daerah lain yang bisa datang belajar di sini tentang memperhatikan konvensi hak anak yang terdiri dari tumbuh kembang anak, hak-hak mereka dan perlindungan khusus bagi anak,” kata Yohana saat membuka secara resmi FASM se-Sinode GMIM dan pencanangan GMIM sebagai gereja ramah anak.

Menteri Yohana pun optimis kehadiran gereja dapat memberikan perlindungan dan kedamaian bagi anak-anak Sulut. “Jangan ada lagi kekerasan dalam bentuk apapun terhadap anak. Marilah kita bersama-sama melindungi anak-anak Indonesia khususnya anak-anak di Sulut,” ungkapnya.

Dirinya pula menyentil soal kunjungannya yang pertama kali di Kota Bitung. Ini baginya suatu kebanggaan dapat hadir dalam kegiatan FASM karena suasana kekeluargaan yang nampak dan sangat terasa.

Mama Yo pun mengapresiasi kerukunan dan kebersamaan yang ada di Kota Bitung tanpa memandang suku, agama dan ras. "Walaupun kegiatan ini khusus untuk umat Kristiani namun mampu menghadirkan Qasidah dari anak-anak MTs, terbukti kerukunan dan kebersamaan di Bitung harus diteladani daerah lain," tukasnya.

Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban dalam sambutannya, berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat pada pelaksanaan Festival Anak Sekolah Minggu se-Sinode GMIM di Kota Bitung. Itu dengan dihadiri langsung Menteri Yohana Yambise. Pemerintah Kota Bitung disebutnya, terus berupaya semaksimal mungkin memperhatikan keberadaan anak di Kota Bitung. Perwujudannya lewat program-program meningkatkan kesadaran untuk menjaga, memelihara dan melindungi generasi masa depan ini dari segala faktor yang mengancam masa depan mereka.

"Saat ini Pemkot Bitung sudah dua kali menerima Pengharagaan KLA  (Kota Layak Anak) dan terus dievaluasi kedepannya agar menjadi lebih baik lagi," sembur Lomban.

Ia juga berpesan kepada seluruh anak-anak peserta lomba agar jangan pernah ragu untuk bermimpi dengan cita-cita yang besar. "Maksimalkan bakat dan talenta yang kalian miliki karena jika kita tekun dan berdoa apa yang diharapkan dapat terwujud," tutur Lomban.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AD) Sulut, Mieke Pangkong mengapresiasi pelaksanaan Festival Anak se-Sinode GMIM.

“Kegiatan ini merupakan implementasi program kerja yang cerdas dari Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM, karena dilaksanakan dalam rangka mengisi liburan sekolah, sehingga menjadi sarana tepat untuk menyalurkan minat, bakat dan talenta, juga sebagai wahana peningkatan kualitas iman dan kebersamaan di antara sesama Anak Tuhan di lingkup GMIM,” pungkas Pangkong.

Kehadiran anak-anak GMIM di festival anak membuktikan bahwa GMIM sebagai sebuah institusi ilahi tidak diam oleh buaian perkembangan zaman. “GMIM terus tampil dalam eksistensinya sebagai wadah pembinaan mental spiritual. Hari ini pula, anak-anak GMIM telah memberikan suatu jaminan sekaligus keyakinan, bahwa anak-anak GMIM memang merupakan aset dan sumberdaya yang berkarakter bagi keberlanjutan gereja, daerah dan bangsa kedepan,” ungkapnya.

Ketua Umum Panitia FASM 2019, Syamas Rita Mantiri Tangkudung, menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan. Di antaranya, pembinaan iman anak-anak sekolah minggu sejak dini, menjadikan anak-anak sekolah minggu sebagai pelaku Firman yang sejati, mengarahkan anak-anak sekolah minggu agar lebih kreatif, dinamis, berani, sportif dan kompetitif.

"FASM 2019 merupakan program komisi pelayanan anak sinode GMIM yang adalah suatu wadah yang tepat untuk membangun kebersamaan gerejawi dalam hal ini anak- anak menjadi alat kesaksian yang nyata dengan talenta yang luar biasa yang diberikan Tuhan guna membangun dan menyatakan apa yang diamanatkan kepada kita untuk menjadi garam dan terang dunia," tutupnya.

Adapun dalam FASM ini terdapat 12 jenis kegiatan. Di antaranya seperti lomba choir, lomba gerak dan lagu serta Cerdas Cermat Alkitab. Turut Hadir Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Ketua DWP Sulut Ivonne Silangen-Lombok, Ketua Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM Pnt Michael Mait, Sekretaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan, Ketua TP PKK Provinsi Sulut Rita Dodonkambey Tamuntuan, Ketua TP-PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung, Ketua DWP Kota Bitung Riny Pangemanan Tinangon, para pejabat lingkup Pemkot Bitung dan Pemprov serta Instansi terkait lainnya. dan para pejabat Pemprov Sulut (joy watania/sonny dinar)

 


Komentar