Palandung: PNS Tidak Seirama Silahkan Mundur


Siau, MS

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro, Drs John Palandung MSi mengingatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro agar loyal dan seirama dengan pimpinan.

Menurutnya, dalam mewujudkan semua visi misi pimpinan harus didukung kinerja maksimal dari PNS. "Jadi memang PNS itu wajib loyal. Dan memang menjadi kewajiban. Jika tidak loyal ya silahkan mundur teratur. Kita mencari orang yang sesuai dan dapat menunjang visi misi kita. Jika PNS loyal, maka semua program kita baik penurunan kemiskinan serta program infrastruktur dapat terwujud," ujarnya, Kamis (13/6).

Palandung menegaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi semua kinerja PNS. Bukan hanya pejabat yang memiliki jabatan, tapi berlaku untuk semua staf di lingkup Pemkab Sitaro. Akan ada sanksi bagi PNS, jika tidak mampu loyal dan menyukseskan program pemerintah.

"Ya, salah satu cara untuk kita mengetahui mereka kerja atau tidak adalah evaluasi. Kan sekarang ada e-kinerja. Jika memang tunjangan yang dibayar tidak sesuai, maka kita akan pertanyakan. Karena itu kita juga ikut evaluasi. PNS wajib loyal, dalam menyukseskan program kita untuk kesejahteraan masyarakat. Jika tidak bisa bersinergi, sekali lagi silahkan mundur," tegasnya.

Di sisi lain, pengamat pemerintahan Drs Heskia Bare sangat setuju dengan sistem yang diterapkan Pemkab Sitaro. Bare menilai, untuk menjalankan roda pemerintahan yang baik, semua yang bekerja harus kompeten.

"Kebutuhan pelayanan masyarakat sekarang semakin tinggi. Jadi harus orang yang berkompeten dalam menjalankan hal tersebut. Dan langkah Bupati Sasingen dan Wabup Palandung dalam menerapkan sistem tersebut sudah tepat. Karena visi dan misi mereka sulit. Jadi orang yang memang kerja nyata yang bisa mendampingi mereka," ujarnya.

Untuk pejabat yang kurang berprestasi, Bare mengatakan, jangan ditempatkan di satu instansi yang strategis dan memiliki banyak target serta tuntutan kerja. Karena itu, dalam penempatan seorang pejabat, harus bisa didasari sesuai kemampuan pejabat tersebut.

"Kalau dia tidak berprestasi di satu instansi. Maka jangan tempatkan dirinya di instansi strategis. Itu hanya akan merusak instansi tersebut. Bukan saatnya sekarang untuk bereksperimen. Sekarang, waktunya untuk kerja dan melayani masyarakat," tutupnya.(haman)


Komentar