Bagi Mesin Paras dan Sosialisasi K3 di Minsel, Polindo Giatkan Program Kemitraan Masyarakat


Manado, MS

 

Politeknik Negeri Manado (Polindo) terus menggiatkan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). PKM kali ini diinisiasi Jurusan Teknik Mesin di Desa Wuwuk Barat, Kacamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Senin (27/5).

 

Ketua Tim PKM Silvy Boedi ST MT dan anggotan Meydi PY Kawulur SSi MSi mengatakan, PKM menyasar kelompok tani Anugerah Desa Wuwuk Barat. Program yang digelar yakni penyerahan bantuan alat potong rumput, san kelengkapan keselamatan sekaligus diadakan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

PKM ini lanjut Boedi, bagian dalam memenuhi 3 unsur bagian tri dharma Perguruan Tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian.

 

"Saat ini saya dan tim melakukan pengabdian kepada masyarakat, bekerja sama dengan kelompok tani anugerah Desa Wuwuk Barat," ujarnya.

 

Boedi mengucapkan, terima kasih kepada Direktur Politeknik Negeri Manado Ir Ever Slat MT dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DR Tineke Saroinsong SST MEng atas dukungan pelaksanaan kegiatan.

 

Kegiatan PKM diawali dengan materi sosialisasi K3 dijelaskan Sekretaris Jurusan Teknik Mesin Franklin Bawano ST MT. Bawano menjelaskan, K3 itu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman, baik itu bagi pekerjaan sendiri maupun bagi masyarakat, pribadi dan lingkungan sekitar tempat kerja tersebut.

 

K3 merupakan juga suatu usaha untuk mencegah perbuatan yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Materi k3 diberikan langsung dihubungkan dengan penggunaan mesin paras rumput yang benar.

 

Ketua Kelompok Tani Anugerah, Khresto Rory SP yang juga Sekretaris Desa Wuwuk Barat menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Manado khususnya tim PKM yang telah memberikan materi K3 dan menyerahkan alat paras rumput juga kelengkapan K3," ujarnya.

 

Tambahnya, pemanfaatan mesin paras rumput dalam pengerjaan pertanian dapat mempersingkat waktu pengerjaan. Waktu kerja cepat, memberi peluang pendapatan yang lebih, kemudian meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi keluarga kelompok tani. (sonny dinar)


Komentar