HAG: Diskusi Mendorong Ekonomi Jadi Santapan Awal

Kadin dan Jokowi Buka Puasa Bersama


Laporan : Rikson Karundeng

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersua para pengusaha. Duduk sehidangan dalam acara buka puasa bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Sembari berdiskusi soal strategi untuk menggerakkan roda ekonomi agar bergulir semakin kencang.

"Kegiatan di Hotel Sultan Jakarta, Jumat akhir pekan lalu. Suasana santai penuh keakraban. Tapi kita juga serius berdiskusi soal bagaimana mendorong ekonomi Indonesia," kata Ketua KADIN Sulawesi Utara (Sulut), Hangky Arther Gerungan.

Dalam acara ini, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri. "Ada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Bambang Soesatyo. Dari Kadin Indonesia ada Pak Ketua Umum Rosan Roeslani dan jajaran, serta para Ketua Kadin Provinsi se-Indonesia," terang Gerungan yang akrab dikenal publik Sulut dengan HAG.

Diskusi tersaji sebelum santapan buka puasa. Berbagai ide untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negeri diungkapkan para pengusaha yang hadir.

"Dalam diskusi ini Pak Raden Pardede (Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik, red) sempat mengutarakan soal dua hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk mendorong ekonomi dalam jangka pendek," kata Gerungan.

"Pertama, mendorong kualitas tenaga kerja Indonesia serta mendorong pariwisata. Menurut beliau, untuk short term, satu berkaitan dengan remitansi. Sekarang hanya US$ 10 miliar. Kedua, dari turis penerimaan US$ 11-12 miliar. Dibanding Thailand US$ 30 miliar, sepertiganya. Filipina penerimaan TKI US$ 30 miliar," sambungnya.

Menurut Gerungan, dalam diskusi itu mencuat pemikiran bahwa pemerintah perlu menggandeng asosiasi pengusaha ketika membuat kebijakan.

"Jadi, pemerintah diharapkan bisa melibatkan Kadin sejak proses awal. Mulai dari ketika merancang kebijakan dan kita bisa menghitung bersama soal kemungkinan-kemungkinan yang akan dihadapi.

Sehingga, pada saatnya nanti inisiatif pemerintah maka sudah diterima semua orang," tandasnya.

Gerungan juga mengungkapkan, diskusi itu berlangsung menarik hingga buka puasa. Suasana keakraban bersama Presiden Jokowi dan rombongan serta beberapa tamu lain, ikut terajut kemudian dalam malam kebersamaan itu. (*)


Komentar