Unsrat Lepas 889 Wisudawan

Periode IV Tahun Akademik 2018-2019


Manado, MS

Eksistensi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk dunia pendidikan kembali dinampakkan. Itu menyusul gelaran wisuda yang kembali dihelat, Kamis (16/6) kemarin, di Auditorium Unsrat Manado. Ratusan sarjana lagi-lagi ditelurkan perguruan tinggi ternama di Bumi Nyiur Melambai.

 

Acara wisuda periode IV tahun akademik 2018/2019 tersebut melepas sebanyak 889 orang dengan jenjang pendidikan Strata Satu (S1), Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3). Mereka dikukuhkan lewat rapat senat.

 

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengatakan, perkembangan pesat di berbagai bidang saat ini, ‘hard skill’ bukan lagi satu-satunya kemampuan yang harus dimiliki. Seseorang perlu pula ‘soft skill’ untuk mengembangkan karir.

 

"Kapasitas soft skill jelas tidak bisa digantikan oleh robot. Kunci penting untuk keberhasilan adalah kemampuan untuk bekerja sama, berkomunikasi, etika dalam bekerja, working performance, empati dan kecerdasan emosional," tutur Kumaat.

 

Menurutnya, sesungguhnya ‘soft skill’ dibutuhkan untuk dapat mengaplikasikan kemampuan akademik di dunia kerja dan di era disrupsi ini. Soft skill perlu dilengkapi dengan penguasaan digital skills dan global skills. “Jangan pernah berhenti untuk belajar," sambungnya lagi.

 

Rektor mengingatkan, wisuda kali ini bukan akhir dari perjuangan. Justru menjadi awal dari lahirnya berbagai karya dan pengabdian nyata. Ia berharap, jangan takut untuk membuat terobosan. "Sehingga bukan tidak mungkin suatu saat andalah justru yang akan mencetak tenaga kerja melalui semangat wirausaha yang profesional," pesannya.

 

"Saya juga berpesan janganlah mengejar jabatan semata tetapi jalankanlah fungsi atau peran yang dibutuhkan di tengah masyarakat dan bangsa serta jagalah kualitas dan relevansi yang dimiliki sehingga dapat diserap oleh pasar kerja," pungkasnya.

 

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang diwakili oleh Kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dr Ir Ricky Stanley Toemandoek MM, mengapresiasi terobosan yang diambil Unsrat saat ini, sebagai universitas kebanggaan warga bumi Nyiur Melambai.

 

"Kita patut berbangga karena Universitas Sam Ratulangi telah menjawab tantangan yang ada dengan mencetak manusia-manusia unggul, para kaum intelektual baru yang sedang ditunggu-tunggu kiprahnya dalam masyarakat, yang lapar akan pembuktian terhadap aktualisasi diri," terang Toemandoek menyampaikan sambutan Gubernur.

 

Gubernur mengajak wisudawan dan wisudawati membangun bangsa dan daerah ini. "Buktikan bahwa perjuangan saudara-saudara dalam menempuh pendidikan tidak sia-sia dan jawab keraguan lewat karya nyata yang bermanfaat bagi banyak orang," tandasnya.

 

Wisudawan pula diingatkan, bertindak dengan cerdik dan bekerja dengan cerdas. Dilandasi disiplin dan etos kerja yang tinggi. Jangan sampai berpuas diri tetapi perlu menjadikan itu sebagai pemacu untuk semakin mengembangkan diri ke depan. “Karena ilmu tidak pernah stagnan dan harus selalu diupdate agar tidak ketinggalan dengan orang lain," ujarnya.

 

Gubernur juga menaruh harapan agar Unsrat ke depan tetap eksis. Mampu menghadirkan perubahan, terobosan dan inovasi baru dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi. “Dan terus mencetak kader masa depan bangsa yang siap menjawab tuntutan zaman,” kuncinya. (sonny dinar)


Komentar